Home Serba-serbi 14 PMKS Terjaring Razia
14 PMKS Terjaring Razia
0

14 PMKS Terjaring Razia

2
0

METRO DEPOK – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) bersama Dinas Sosial (Dinsos) Kota Depok berhasil menjaring sebanyak 14 pengamen jalanan. dari sejumlah wilayah Kota Depok, saat operasi penjangkauan Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS), Senin (27/11).

Kepala Bidang Rehabilitasi Sosial Dinsos Kota Depok, Devi Maryori menuturkan operasi tersebut dilakukan hingga malam hari. Tujuannya adalah menjaring PMKS yang selama ini dinilai meresahkan masyarakat. Alhasil, terjaring 14 PMKS yang rata-rata adalah remaja.

“Mereka kerap kali turun ke jalan dan rata-rata mereka adalah pengamen jalanan. Para PMKS ini juga sering mengamen di jalan utama dan angkutan umum,” tuturnya, kemarin.

Ia juga mengatakan, para PMKS ini dinilai sudah melanggar Perda Ketertiban Umum (Tibum) Kota Depok. Karenanya, mereka diamankan dan kemudian ditanya. Hasilnya, mereka tidak mau untuk dibawa ke panti sosial milik Kemensos.

“Mereka berjanji untuk tidak lagi turun ke jalan. Karenanya, kami hanya mendata serta diberi surat pernyataan untuk tidak mengulangi perbuatannya. Kalau melanggar dengan terpaksa kami bawa ke panti,” paparnya.

Devi menerangkan bahwa pihaknya bersama Satpol PP Kota Depok akan terus rutin melakukan operasi serupa. Hingga nantinya Depok akan terbebas dari PMKS. Pemerintah Kota (Pemkot) Depok sebenarnya sudah bekerja sama dengan Institut Musik Jalanan (IMJ) sebuah komunitas musisi jalanan di Depok, dalam program Depok Supercard atau Kartu Bebas Ngamen.

Program tersebut, kata Devi, membina pengamen jalanan yang terjaring operasi, sehingga mereka layak mendapat kartu bebas ngamen dan dapat mengamen di tempat yang layak dan disediakan pemerintah, mulai dari ruang terbuka publik, cafe, restoran, mal atau bahkan hotel.

“Namun, program ini sepertinya tidak berjalan baik. Pasalnya, masih banyak pengamen yang terjaring oleh Satpol PP Depok,” tandasnya. (ws)

2

Ad Banner 728 x 90