Home Terkini 187 ASN Dimutasi
187 ASN Dimutasi

187 ASN Dimutasi

44
0

Metro Depok – Pemerintah Kota Depok melakukan rotasi dan mutasi sebanyak 187 aparatur sipil negara (ASN) eselon dua, tiga, dan empat, Selasa (13/03).

Pelantikan yang dipimpin langsung Walikota Depok Mohammad Idris didampingi Wakil Walikota Pradi Supriatna ini dilaksanakan di Aula Teratai, lantai 1, Balaikota Depok.

“Rotasi dan mutasi para pejabat eselon dua, tiga, dan empat ini sudah mendapatkan rekomendasi dari Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN),” ungkap Walikota.

Salah satu pejabat yang dilantik adalah Dadang Wihana, yang terpilih sebagai Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Depok. Dadang  sebelumnya menjabat Kepala Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol). Dirinya terpilih sebagai Kadishub setelah melalui proses lelang jabatan yang digelar oleh tim panitia seleksi Kadishub Kota Depok.

“Nilai Dadang tertinggi dari tiga nama yang saya terima. Keputusan ini juga sudah berdasarkan koordinasi dengan Baperjakat (Badan Pertimbangan Jabatan dan Kepangkatan),” ungkap Idris.

Para pejabat eselon tiga dan empat yang dilantik, katanya lagi, juga sudah berdasarkan proses dan lulus dari asesemen. Mereka mengikuti proses berdasarkan keinginan dan kesadaran sendiri, bukan paksaan.

Dalam kesempatan tersebut, Walikota juga mengutarakan bahwa masih banyak jabatan kosong di tingkat kelurahan. Berdasarkan data BKPSDM, ada sekitar 100 jabatan yang kosong di kantor kelurahan.

Kekosongan tersebut akan segera diisi pada tahun ini. Badan Kepegawain Negara (BKN) juga sudah menyediakan tempat untuk uji kompetensi bagi para staf yang jabatannya dari eselon empat B dan empat A.

“Staf yang sudah mencapai eselon empat B dan empat A akan diutus untuk mengikuti pelatihan tersebut. Nanti setelah lulus, kami tempatkan di tiap kelurahan,” katanya.

Sementara, Wakil Walikota Depok, Pradi Supriatna mengatakan, pelaksanaan proses lelang, mutasi, dan rotasi sesuai aturan dan Undang-undang no 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara dan Kemenpan RB no 13 Tahun 2014 tentang Tata Cara Menempatkan Jabatan di Instasi Pemerintah.

“Pelaksanaan pergeseran maupun kenaikan (jabatan) sudah berdasarkan prosedur yang ada,” kata Pradi.

Menurutnya, mutasi dan rotasi bagian dari kehidupan organisasi di pemerintah, kota, kabupaten, provinsi, bahkan tingkat pemerintah pusat. Hal ini untuk penyegaran dan jenjang karir.

“Kami harap jabatan bisa dijalankan dengan baik, sesuai dengan amanah yang diberikan,” katanya.

Pihaknya juga berharap agar ASN yang dimutasi dan dirotasi dapat segera beradaptasi di tempat yang baru. Hal ini guna tetap menjaga peningkatan pelayanan kepada masyarakat, serta mewujudkan Kota Depok yang aman, nyaman, dan religius. (WS/MD/JPG)

44

Ad Banner 728 x 90