Home Parlemen 30 Anggota DPRD Kota Depok Jalani Rapid Test
30 Anggota DPRD Kota Depok Jalani Rapid Test

30 Anggota DPRD Kota Depok Jalani Rapid Test

160
0

METRO DEPOK – Sebanyak 30 Anggota DPRD Kota Depok mengikut rapid test virus Corona (Covid-19) di ruang rapat paripurna DPRD Kota Depok, Rabu (22/4). Kegiatan tersebut diinisiasi Sekretariat DPRD Kota Depok bekerjasama dengan Dinas Kesehatan Kota (Dinkes) Kota Depok.

“Dalam pelaksanaan kegiatan ini ada empat orang tenaga dokter dari Puskesmas Cilodong yang bertugas melakukan rapid test dengan menggunakan alat pelindung diri lengkap,” tutur Wakil Ketua DPRD Kota Depok, Hendrik Tangke Allo kepada wartawan.

Hendrik mengatakan, sebelum menjalani rapid test, para anggota dewan terlebih dahulu mengikuti pengambilan sampel darah.

“Para anggota dewan satu persatu secara bergantian diminta terlebih dahulu mengisi form pertanyaan yang telah disiapkan dan dilanjutkan dengan wawancara untuk mengetahui kondisi kesehatan dan riwayat aktivitas anggota dewan selama 14 hari terakhir,” tuturnya.

Dari 50 anggota dewan yang dijadwalkan mengikuti rapid test, hanya 30 orang yang hadir mengikutinya. Hal tersebut dikarenakan sebagian anggota dewan ada yang sudah melaksanakan rapid test sebelumnya, dan sebagian yang lain berhalangan hadir.

“Hasil rapid test baru bisa diketahui beberapa hari kedepan, dan akan disampaikan oleh pihak Dinkes Kota Depok secara kolektif melalui Sekretariat DPRD Kota Depok,” ujar pria yang akrab disapa HTA.

Menurut Sekretaris Dewan (Sekwan) DPRD Kota Depok, Kania Purwanti, pimpinan dan anggota DPRD Kota Depok walaupun masih melaksanakan kegiatan Work From Home (WFH) atau bekerja dari rumah, namun tetap aktif melaksanakan tugas dan fungsinya memberikan dukungan kepada Pemerintah Kota (Pemkot) Depok dalam melaksanakan upaya penanggulangan pandemi Covid-19.

“Rapat-rapat koordinasi terus dilksanakan, baik bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) maupun Tim Gugus Penanggulangan Covid-19 Kota Depok untuk membahas anggaran dan langkah-langkah yang perlu dilakukan,” jelasnya.

Tak hanya itu, lanjut dia, rapat kerja juga dilakukan oleh masing-masing alat kelengkapan DPRD dengan dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) sesuai dengan leading sectornya. “Seluruh kegiatan rapat dilaksanakan dalam bentuk online, menggunakan aplikasi zoom video conference,” kata Kania. (Indra)

160