Home Politik 689 Bacaleg di Depok Berebut 50 Kursi
689 Bacaleg di Depok Berebut 50 Kursi

689 Bacaleg di Depok Berebut 50 Kursi

54
0

Metro Depok – Sebanyak 16 partai politik (parpol) yang ada di Kota Depok telah mendaftarkan bakal calon legislatif (bacaleg)-nya, yang akan bersaing mengikuti kontestasi Pemilu Legislatif 2019 ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Depok.

Secara berurutan, 16 parpol itu adalah PKB, Gerindra, PDI-P, Golkar, Nasdem, Garuda, Berkarya, PKS, Perindo, PPP, PSI, PAN, Hanura, Demokrat, PBB, dan PKPI. Keseluruhan, sebanyak 689 bacaleg yang didaftarkan, terdiri dari 412 bacaleg laki-laki dan 277 bacaleg perempuan.

Ketua Divisi Sumber Daya Manusia, Sosialisasi dan Partisipasi Masyarakat dan Teknis KPU Kota Depok Nurhadi mengatakan dari 16 parpol itu ada 10 parpol yang mendaftarkan 50 bacaleg. Artinya, memenuhi kuota maksimal bacaleg yang harus didaftarkan.

Sedangkan sebanyak enam partai mendaftarkan bacaleg kurang dari kuota yang disediakan, yakni Partai Golkar, Garuda, Perindo, PPP, PBB, dan PSI.

“Satu parpol memang kuotanya adalah 50 bacaleg. Namun tidak semua mencapai 50 bacaleg. Walaupun kurang dari 50 hal itu tidak apa-apa karena jumlah tersebut adalah maksimal. Semua parpol juga memenuhi kuota 30 persen keterwakilan perempuan. Bahkan ada juga yang melebihi kuota 30 persen tersebut,” tuturnya, Kamis (19/07).

Bacaleg tersebut tersebar di enam daerah pemilihan (dapil) yang ada di Kota Depok, yakni dapil satu Kecamatan Pancoran Mas, dapil dua Beji, Limo, dan Cinere, dapil tiga Cimanggis, dapil empat Sukmajaya, dapil lima Tapos dan Cilodong, serta dapil enam Sawangan, Bojongsari, dan Cipayung.

Nurhadi mengatakan sampai saat ini KPU Kota Depok tengah melakukan verifikasi terhadap berkas bacaleg yang diserahkan parpol. Pihaknya juga menemukan masih ada bacaleg yang harus melakukan perbaikan.

“Sejauh ini kami masih melakukan verifikasi. Berkas yang di verifikasi adalah semua syarat calon, yakni ijasah, KTP Elektronik, surat kesehatan, dan lain sebagainya,” paparnya.

Bila nantinya ada perbaikan, lanjutnya, KPU akan melakukan edaran ke parpol yang bersangkutan dengan cara mengundang petugas penghubung (LO) dari partai yang bacalegnya memiliki kekurangan.

“Paling tanggal 21 Juli. Iya kita undang LO partainya. Bila nantinya bacaleg itu masih tidak memenuhi syarat maka parpol yang bersangkutan bisa mengganti bacalegnya tersebut,” katanya.

Sebelumnya, Ketua DPC Gerindra Kota Depok Pradi Supriatna menuturkan partainya telah mendaftarkan kuota maksimal sebanyak 50 bacaleg. Dengan kekuatan maksimal, pihaknya menargetkan perolehan kursi dua kali lipat dari perolehan kursi saat ini.

Tidak tanggung-tanggung, sebanyak 16 kursi diincar pada Pileg mendatang, Rabu, 17 April 2019.

“Sekarang kita ada sembilan kursi. Tentu kami ingin meningkatkan perolehan kursi. Insha Allah, kami optimis dapat 16 kursi,” tuturnya.

Keyakinan akan memenangkan pesta demokrasi lima tahunan tersebut juga disampaikan Ketua DPC PDI-P Kota Depok Hendrik Tangke Allo. PDI-P dengan kuota penuh optimis akan kembali meraih kursi terbanyak di Kota Kembang.

“Kami optimis menang di Pemilu 2019 nanti. Kami yakin dapat 15 kursi di Pemilu 2019. Yakin metal, menang total,” tegasnya.

Sementara, Ketua DPC PPP Kota Depok Qonita Luthfiyah mengatakan untuk Pemilu 2019 pihaknya hanya mendaftarkan 46 bacaleg dengan persentase 70 % dari internal dan 30% dari eksternal. Sedangkan keterwakilan perempuan mencapai 45,6%.

“Mereka ini ada yang berasal dari pengusaha, tokoh pemuda, tokoh agama dan lainnya. Mereka ini adalah orang yang berkualitas dan sarat pengalaman di bidangnya masing-masing. Kami optimis memenuhi target. Target minimal kami adalah enam kursi tapi ya kalau bisa sebanyak-banyaknya,” katanya. (WS/MD/JPG)

54