Home Dibaleka Aktivitas DPKP Kota Depok, Kenali Situasi Lewat Menyusuri Ciliwung
Aktivitas DPKP Kota Depok, Kenali Situasi Lewat Menyusuri Ciliwung

Aktivitas DPKP Kota Depok, Kenali Situasi Lewat Menyusuri Ciliwung

13
0

Metro Depok – Pasca melakukan aktivitas senam setiap Jumat, pasukan yang berjumlah sekitar 25 orang dipimpin langsung oleh Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Depok, R. Gandara Budiana bergegas bersiap dengan aneka peralatan, seperti perahu karet, dayung, pelampung, ban, helm, dan aneka perlengkapan lainnya. Rupanya mereka hendak bersiap menjalani latihan menyusuri Sungai Ciliwung.

Setelah dipastikan semua siap, rombongan pun berangkat ke titik awal penelusuran di sekitar Jembatan Orange, Kalimulya, Cilodong. Setelah sampai di lokasi, tim pun mempersiapkan segala sesuatunya untuk memulai perjalanan. Tak lupa tentunya tim berdoa kepada Allah Swt, Tuhan Yang Maha Esa agar perjalanan dan pelaksanaan latihan berjalan lancar.

Di bawah kepemimpinan Kepala Dinas R. Gandara Budiana, ini menjadi latihan perdana. Latihan dilakukan sebagai bentuk kesiapsiagaan jajaran petugas Damkar dan Penyelamatan dalam menjalankan tugasnya.

“Latihan ini memang menjadi yang pertama semenjak saya bertugas di sini (Damkar dan Penyelamatan). Untuk latihan ini, sebanyak tiga perahu dipergunakan. Setiap perahu isinya sekitar delapan orang. Ada juga yang menggunakan ban,” ungkap Kepala Damkar dan Penyelamatan, R. Gandara Budiana, kepada Metro Depok, kemarin.

Lebih lanjut diutarakannya, rafting atau latiham menelusuri Ciliwung ini menempuh jarak sekitar 2,5 km, dengan waktu perjalanan 1,5 jam, dan berakhir di Jembatan GDC, Sukmajaya.

“Latihan ini dimaksudkan untuk mengetahui kondisi Ciliwung secara pasti, agar pasukan dapat menguasai lapangan dan terbiasa saat dibutuhkan. Bisa tahu mana kondisi rawan, cerukan, palung, berbatu, dan bagian dalam. Dengan begitu, mereka akan memahami kondisi saat nanti melakukan tugasnya, yakni penyelamatan, misalnya ada bencana banjir, hanyut, longsor, dan lainnya,” paparnya.

Dengan rutin dilatih, katanya lagi, keterampilan dan kemampuan pasukannya akan semakin terasah. Harapannya adalah personil akan mampu melaksanakan tugasnya secara maksimal, jika dibutuhkan.

“Ini juga sebagai upaya meningkatkan kebersamaan personil Damkar dan Penyelamatan. Yang ikut mulai dari Kadis, kabid, kepala UPT, hingga staf,” jelasnya.

Dalam latihan tersebut, pihaknya juga menggandeng Komunitas Ciliwung. Rencananya ke depan, ditargetkan pula akan melibatkan berbagai perangkat daeah, seperti Dinas Kebersihan dan Lingkungan Hidup (DLHK), Bidang Sumber Daya Air (SDA) Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), serta PMI.

“Latihan dilakukan secara bertahap. Nantinya penelusuran akan berlanjut dari GDC sampai Jembatan Panus dan seterusnya. Intinya melihat kondisi Ciliwung yang ada di Depok. Perlunya mengajak instansi lain karena memang semua itu berkaitan. DLHK terkait kebersihannya, sedangkan SDA dengan turapnya. Jadi, kalau ada kejadian biasa kerja bareng-bareng,” pungkasnya.

Setelah sampai di Jembatan GDC, pasukan kembali ke markas untuk melaksanakan aktivitas kantor seperti biasa. “Selain latihan rafting, pasukan juga menjalani aneka latihan, temasuk fisik, ada olahraga tenis meja, futsal, alat fitnes, hingga senam Jumat. (Her/MD/JPG)

13

Ad Banner 728 x 90