Home Pendidikan Antisipasi Tawuran Usai UNBK, TNI dan Polisi Datangi Sekolah
Antisipasi Tawuran Usai UNBK, TNI dan Polisi Datangi Sekolah

Antisipasi Tawuran Usai UNBK, TNI dan Polisi Datangi Sekolah

20
0

Metro Depok – Mengantisipasi hal yang tidak diinginkan usai pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK), anggota Koramil 02 Beji mendatangi sejumlah SMK di Kelurahan Beji, Kamis (05/04).

Danramil 02/Beji, Kapten Kav Syahroni mengatakan demi mengantisipasi tawuran yang kerap terjadi pasca-UNBK, pihaknya bekerjasama dengan Polsek Beji menyambangi sejumlah sekolah, salah satunya SMK Kusuma Bangsa, Jalan Tanah Baru, Beji.

“Kunjungan ini untuk mengantisipasi hal yang tidak kita inginkan pascaujian nasional,” katanya.

Menurut dia, selesainya kegiatan ujian nasional sering ditemukan para pelajar merayakannya dengan suka cita yang berlebihan, seakan tiada lagi beban yang dipikul. Para pelajar kerap melakukan tindakan negatif usai pelaksanaan UNBK, seperti aksi corat-coret baju, dinding, dan konvoi bermotor.

“Jika ini dilakukan, tidak menutup kemungkinan dapat memicu terjadinya gesekan antar sekolah, sehingga timbul tawuran antar pelajar,” jelas Syahroni.

Ia menambahkan, selain menyambangi dan memantau para pelajar di sejumlah sekolah di Beji, pihaknya juga akan menggiatkan patroli di lokasi-lokasi yang sering dijadikan tempat tongkrongan para pelajar.

“Sudah saya perintahkan para Babinsa untuk menggiatkan patroli di lokasi yang sering dijadikan tempat tongkrongan para pelajar. Kami berharap, antisipasi ini berbuah positif, sehingga Beji bebas dari aksi tawuran,” katanya.

Hal yang sama juga dilakukan oleh anggota Babinsa Kukusan, Koramil 02 Beji, Serka Bejo Susanto bersama Bhabinkamtibmas setempat.

“Kami pesan kepada adik-adik siswa yang sudah melaksanakan UNBK jangan melakukan corat-coret seragam sekolah lebih baik gunakan waktunya dengan kegiatan yang positif,” katanya.

Kepala SMK Brodcasting Mahardika, Non Iriyani menambahkan siswanya tidak diperkenankan melakukan corat-coret seragam sekolah usai melaksanakan pelaksanaan UNBK di hari terakhir kini.

“Kita sudah pesan kepada para siswa untuk tidak melakukan aksi corat seragam sekolah dan hal itu sudah menjadi kesepakatan bersama,” katanya.

Di lokasi lain, siswa SMK Citra Negara yang berlokasi di Kelurahan Beji, Kecamatan Beji, sepakat tidak melaksanakan aksi corat-coret usai melaksanakan UNBK di hari terakhir.

Kepala SMK Citra Negara, Lukman Kharis kepada wartawan mengatakan sebelum mengerjakan soal UNKB pihak sekolah menyodorkan surat pernyataan kepada para siswa kelas XII.

“Kami berikan surat pernyataan kepada siswa kelas XII untuk tidak melakukan aksi corat-coret seragam, rambut, pawai dan kegiatan lainnya yang bisa merugikan siswa itu sendiri,” katanya.

Jika ada siswa yang melanggar surat kesepakatan yang ditandatangani dan bermaterai Rp6000 tersebut, pihak sekolah akan memberikan sanksi.

Pihaknya juga tetap melakukan pemantauan di luar sekolah untuk mengantisipasi para siswa yang melakukan hal hal yang tidak diinginkan. Guru dibantu petugas keamanan sekolah melakukan pemeriksaan tas yang dibawa oleh siswa dan hasilnya tidak ada siswa yang membawa cat semprot. (Aji/MD/JPG)

20

Ad Banner 728 x 90