Home Hot News Belasan Siswa di Depok Alami Pelecehan
Belasan Siswa di Depok Alami Pelecehan

Belasan Siswa di Depok Alami Pelecehan

84
0

Metro Depok – Belasan siswa di Sekolah Dasar Negeri (SDN) Tugu 10 di Kelurahan Tugu, Kecamatan Cimanggis diduga mengalami pelecehan seksual oleh salah satu oknum guru di sekolah tersebut.

Atas kejadian ini, sejumlah orang tua siswa yang anaknya menjadi korban melaporkan kasus tersebut ke Polresta Depok di Jalan Margonda, Kecamatan Pancoran Mas, Rabu (06/06).

Salah satu orang tua siswa yang menjadi korban AK kepada wartawan mengatakan anaknya MF yang sekolah tersebut, mendapatkan sikap yang tidak senonoh dari oknum guru bernama AR.

“Dugaan pencabulan itu mulanya diketahui dari seorang murid yang mengadu kepada orang tuanya. Siswa tersebut mengaku dicabuli di dalam kelas oleh si oknum guru dan dengan iming-iming kenaikan tingkat pramuka,” ungkapnya.

Para siswa diminta untuk buka celana. Kalau enggak mau, nilai dikurangi tapi kalau mau, bisa naik tingkat Pramuka atau nilainya naik. “Oknum guru AR sudah berulang kali melakukan tindakan tersebut kepada anak kami,” katanya.

Lebih lanjut diutarakannya, dirinya besama sejumlah orang tua siswa yang menjadi korban oknum guru tersebut sudah melaporkan kasus ini ke pihak SDN Tugu 10. Namun bukannya memberikan solusi, tapi kepala sekolah malah terkesan ingin menutupi kasus ini.

“Kita lapor ke kepsek malah bilang ke kita, tolong jaga nama baik sekolah,” katanya.

Atas sikap pihak sekolah, lanjutnya, sejumlah orangtua merasa geram dan melaporkan dugaan pencabulan ini ke Polresta Depok.

“Anak kami udah jadi korban cabul, dia malah cuman mikirin nama baik sekolah. Saya ngga terimalah, makanya saya bersama 3 orangtua korban lainnya lapor ke Polresta Depok,” katanya.

Mirisnya, katanya lagi, kejadian itu sudah terjadi sejak dua tahun terakhir dan diperkirakan sudah ada 15 siswa SDN Tugu 10 yang diperlakukan tidak senonoh oleh oknum guru tersebut. Namun karena merasa malu, para orang tua siswa tidak mau melaporkan kasus tersebut dan memilih tidak bicara.

“Sebenarnya ada 15 korban yang kami tahu saat ini. Tapi cuma 4 orangtua yang berani melapor. Korbannya rata-rata anak murid laki-laki,” katanya.

Para orang tua korban siswa berharap kepada dinas Pendidikan Kota Depok segera turun menindak tegas sekolah dan guru yang bersangkutan. Saat ini anaknya mengalami trauma, namun masih dalam kondisi ringan.

“Kami ingin ini diusut tuntas. Siapa saja korban. Harapannya dia (pelaku) dipenjara,” katanya.

Kasatreskrim Polresta Depok Kompol Bintoro menambahkan kasus tersebut masih dalam tahap laporan awal dan polisi baru menyelidikinya.

“Kita belum bisa komentar banyak karena kasus masih kami dalami, kami masih menggali keterangan saksi maupun korban,” katanya. (Aji/MD/JPG)

84