Home Terkini Covid-19 Menurun, Isolasi Terpadu Gunakan RSUD Timur
Covid-19 Menurun, Isolasi Terpadu Gunakan RSUD Timur

Covid-19 Menurun, Isolasi Terpadu Gunakan RSUD Timur

7
0

Metro Depok – Kasus Covid-19 di Kota Depok per hari beberapa hari ini mengalami penurunan.

Hal itu diungkapkan, Wali Kota Depok Mohammad Idris. Ia mengatakan, angka kasus di Depok sebanyak 1.200-an dari sebelumnya mencapai 2.830 kasus per hari.

“Mudah-mudahan hari ini dibawah 1.000 kasus (Covid-19),” kata Wali Kota Depok, Mohammad Idris, Jumat, 25 Februari 2022.

Lalu angka kesembuhan saat ini kata dia sudah mengalami kenaikan. Dikatakan Idris untuk kesembuhan saat ini berbeda dengan dulu.

“Dulu itu rawat rumah sakit diswab lagi keluar, dilaporkan sembuh. Kalau sekarang ngga, rata-rata isolasi mandiri. Protokol itu minimal 10-14 hari,” tukasnya.

Namun ketika sembuh, terkadang masyarakat tidak lapor. Jadi setelah isolasi dan merasa sehat langsung keluar rumah.

“Secara protokol sudah benar tapi secara pelaporan proges jadi masalah. Jadi kemarin agak tinggi sekitar hampir 70, yang sebelumnya 3,2 bahkan seringkali 0 kita jadi cemas kok yang sembuh. Ternyata kita telusuri diantara faktornya itu,” paparnya.

Dengan penurunan kasus di Depok maka rencana pembukaan Wisma Makara UI dibatalkan.

Karena hingga kini Pemkot Depok belum mendapat jawaban dari Pemprov Jawa Barat dan BNPB.

“Wisma Makara tidak, karena kita waktu itu menggunakan bantuan dari Pemprov, kerja sama lah kolaborasi BNPB. BNPB belum memberikan sinyal makannya orientasi kita kita akan memperdayakan RSUD bagian timur,” ungkapnya.

Nantinya lokasi isolasi terpadu akan menggunakan RSUD Depok bagian Timur.

Saat ini RSUD Depok bagian timur belum dibuka karena ada aturan untuk RSUD tipe C minimal harus 100 bed.

Sehingga untuk saat ini bangunan tersebut nanti akan digunakan sebagai lokasi isolasi terpadu.

“Jadi nanti kita buka isolasi terpusat itu di RSUD timur dengan tadi pengendalian, isolasi Covid gitu jadi masyarakat nggak sembarangan dulu masuk selama 3 bulan, ”

“Karena sewa di PSJ hanya dua bulan, sampai Maret, Februari- Maret. April-Juni ini kita siapkan, mudah-mudahan tidak terisi sudah selesai Covid,” pungkasnya. (Indra)

7