Home Politik Deddy Mizwar Somasi KPI
Deddy Mizwar Somasi KPI

Deddy Mizwar Somasi KPI

88
0

Metro Depok – Aktor senior yang juga Calon Gubernur Jawa Barat Deddy Mizwar melayangkan protes dan somasi kepada Komisi Penyiaran Indonesia (KPI), terkait adanya surat edaran yang berisi larangan setiap calon kepala daerah melakukan kampanye melalui seni drama, sinetron, maupun seni peran lain di layar televisi. Larangan tersebut tertuang dalam surat edaran KPI Nomor 68 tahun 2018.

“Ini adalah sebuah bentuk kezaliman dan saya tidak bisa berdiam diri. Karena itu, saya melayangkan somasi dan protes ke KPI,” ungkap Deddy saat melakukan roadshow ke sejumlah wilayah di Kota Depok, Sabtu (19/05).

Dijelaskannya, pelarangan tersebut disebutnya sebagai kezaliman karena menghalangi orang untuk mencari nafkah. Selain itu, tentunya sama saja melarang umat Islam untuk berdakwah melalui sinetron religi.

“Apa urusannya orang mencari nafkah dan tidak boleh main sinetron. Sama saja saya sebagai aktor tidak boleh mencari makan. Lalu, melalui sinetron tersebut juga menjadi sarana dakwah. Kenapa umat Islam tidak boleh dakwah?” tuturnya.

Menurutnya, keputusan KPI sangat tendensius terhadap dirinya. Yang disesalkannya, keputusan tersebut tidak hanya berdampak pada dirinya tapi juga berimbas pada pemain lain dan kru.

“Dengan adanya keputusan ini, yang lain juga terkena imbasnya. Ini kan berdampak pada mata pencarian orang banyak. Ini yang juga harus dipikirkan KPI,” tandasnya.

Meski telah melayangkan somasi, dirinya belum mengetahui tanggapan KPI. Baginya, pelarangan KPI tersebut harus digugat. “Kita tunggu saja apa hasilnya, saya serahkan semuanya,” katanya. (Her/MD/JPG)

88