Home Serba-serbi Diamondland Development Luncurkan Apple Residence
Diamondland Development Luncurkan Apple Residence

Diamondland Development Luncurkan Apple Residence

44
0

Metro Depok – Ruas jalan TB Simatupang, Jakarta Selatan, menjadi salah satu kawasan pertumbuhan baru di Jakarta ditandai dengan terus berdirinya berbagai bangunan vertikal, mulai dari perkantoran, hotel, apartemen, hingga pusat perbelanjaan. Melirik besarnya potesi di kawasan tersebut, Diamondland Development, setelah sukses mengembangkan Dave Apartemen di Depok, pada awal tahun ini meluncurkan Apple Residence, yang berlokasi di Jalan Raya Jati Padang, Jakarta Selatan.

“Apple Residence berdiri di atas lahan seluas 3005 meter persegi, rencananya akan dibangun 3 tower dengan ketinggian empat lantai, low rise. Masing-masing tower akan merangkum 100 unit, dengan tipe one badroom dan two badroom. Lokasinya hanya 5 menit menuju pintu tol, Tanjung Barat-TB Simatupang,” ungkap Presiden Direktur Diamondland Development, Adam Bilfaqih saat pre launching Apple, Minggu (25/02).

Adam berpendapat bahwa kawasan Simatupang juga memiliki karakteristik berbeda, perkantoran yang ada banyak dihuni perusahaan perminyakan dan batu-bara.

“Beda dengan kawasan Sudirman yang lebih banyak perusahaan jasa finansial dan jasa. Selain itu banyak ekspatriatnya seperti di Kemang, Cilandak, dan Pondok Indah. Jadi kawasan ini memiliki segmentasi pasar yang berbeda,” kilahnya.

Managing Director Diamond Land Development, Bayu Setiawan menambahkan Simatupang telah dan terus berkembang, menjadi the next Sudirman Thamrin. Lokasinya strategis karena memiliki ruas tol lingkar luar yang terhubung ke berbagai kawasan di Jabodetabek dan juga luar kota.

“Kawasan premium di Jakarta seperti Kemang, Cilandak, dan Pondok Indah nempel langsung dengan ruas Jalan Simatupang ini. Penyebab lainnya karena pusat sudah terlalu ramai dan harga propertinya sudah selangit sehingga bergeser ke kawasan TB Simatupang yang ruas tolnya terkoneksi ke berbagai lokasi, seperti pusat kota, luar kota, hingga Bandara Soekarno Hatta,” tuturnya.

Menariknya, unit-unit Apple Residence memiliki high ceiling floor to floor 5 meter, space mezanine. Sehingga dapat diexplore untuk dimanfaatkan sebagai ruang kerja maupun kamar. Harga unit yang dipasarkan, yaitu harga pertama mulai dari Rp 450 jutaan dan hingga saat ini NUP sudah di nomor 380 harga start sudah tembus di angka Rp 910 jutaan merupakan kenaikan harga yang baik sekali.

Sebagai hunian eksklusif, Apple Residence juga akan dilengkapi berbagai fasilitas guna mendukung lifestyle para penghuninya. Seperti fasilitas komersial area, Gym & Aerobic, fitness dan musala. Guna memenuhi kebutuhan lifestyle, pada bagian roof top juga akan dilengkapi dengan Observation deck & Viewing Point, Bench Park, serta Putt-Putt Golf.

Hingga saat ini minat konsumen terhadap Apple Residence sangat tinggi. Hal ini terbukti dengan NUP (nomor urut pembelian) yang sudah mencapai 380 unit. Diprediksikan pada saat free launching yang akan diselenggarakan pada hari minggu 25 Februari 2018 akan mencapai 450 NUP.

CEO Diamond Land Development, Tjandra Tjokrodiponto mengutarakan Apple Residence sangat menjanjikan bagi para kaum milenial. Dengan harga yang relatif di luar harga normal pasaran apartemen di Ibu Kota, Apple Residence tentunya akan menjadi gula-gula bagi para investor dan end user. Apalagi dalam pengelolaannya Apple Residence menggandeng Gala Hotel yang pada saat acara ini akan melakukan kesepakatan kerjasama/MOU dengan Diamondland Development selaku pengembang Apple Re-sidence.

“Dengan kerjasama ini akan mendorong proses penjualan Apple Resi-dence yang akan memberikan nilai lebih karena dikelola oleh profesional di bidangnya yang sudah terbiasa mengelola hotel di berbagai negara,” katanya.

Selain pre launching, dilaksanakan juga prosesi penandatanganan kesepakatan kerjasama Diamondland Development dengan Gala Hotel. Dalam hal ini, operator asal Perancis ini diwakili oleh David Lesteaux, Managing Director Gala Hotel Indonesia. (Her/MD/JPG)

44