Home Dibaleka Disrumkim Tinjau Pembangunan di Gedung DPRD
Disrumkim Tinjau Pembangunan di Gedung DPRD
0

Disrumkim Tinjau Pembangunan di Gedung DPRD

20
0

Metro Depok – Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman (Disrumkim) Kota Depok Wijayanto meninjau pembangunan taman dan renovasi di Gedung DPRD Kota Depok. Dalam tinjauan tersebut, dirinya ingin melihat sejauh mana pembangunan tersebut berjalan dan apakah sesuai dengan Rencana Anggaran Biaya (RAB) yang telah ditetapkan.

“Kami ingin melihat apakah pembangunan berjalan atau tidak. Kita juga ingin tahu secara langsung bagaimana proses pembangunan dua pekerjaan ini. Kegiatan seperti ini kita lakukan secara rutin,” tuturnya kepada pewarta, Kamis (16/11).

Wijayanto menjelaskan, dari hasil pemantauan ini pembangunan dua pekerjaan ini sedang on progress atau sedang berjalan. Untuk pembangunan taman ini sudah berada di angka 84 persen dan untuk pembangunan di dalam Gedung DPRD Depok sudah ada di angka 36 persen. Pekerjaan ini diagendakan selesai pada 20 Desember 2017 tapi diharapkan pekerjaan ini bisa selesai sebelum jatuh tempo.

“Untuk pembangunan di dalam gedung sendiri ada pekerjaan yang bersamaan dengan pekerjaan Sekretariat Dewan (Sekwan), yakni pemasangan AC. Karena pemasangan plafon di dalam, kami menunggu pemasangan AC,” paparnya.

Pria yang akrab disapa Wijay tersebut menjelaskan bahwa untuk pembangunan taman sendiri anggarannya kurang lebih sebesar Rp700 juta. Untuk pembangunan di dalam gedung DPRD sendiri dianggarkan kurang lebih Rp1,8 miliar. Melalui pemantauan ini diharapkan pengerjaan sesuai dengan yang diharapkan dan hasilnya seperti yang diharapkan.

“Untuk pembangunan taman di Gedung DPRD Depok sendiri ini karena berada di kawasan perkantoran. Jadi masuk ke kegiatan pembangunan gedung milik pemerintah dan masuknya di bidang rumkim,” katanya.

Wijay juga menegaskan, pihaknya akan selalu memantau untuk pekerjaan yang dikerjakan kontraktor apakah sesuai, baik waktu atau yang lainnya. Nantinya, sambung Wijay, Disrumkim akan tegas terhadap para kontraktor yang melakukan pekerjaan tidak sesuai spek maupun waktu pelaksanaan.

“Walaupun begitu, kita lihat ada masalah apa sehingga pekerjaan tersebut ada permasalahan. Kita tengok juga pekerjaan mereka sejauh mana dan kita cari solusinya,” tutupnya. (WS/MD/JPG)

20

Ad Banner 728 x 90