Home Parlemen Fraksi di DPRD Depok Sampaikan Hasil Reses
Fraksi di DPRD Depok Sampaikan Hasil Reses

Fraksi di DPRD Depok Sampaikan Hasil Reses

93
0

Metro Depok – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Depok menggelar Rapat Paripurna Penyampaian Hasil Reses Masa Sidang Ke-I Tahun Sidang 2021 di Gedung DPRD Kota Depok yang berada di Grand Depok City (GDC) pada Selasa, 16 Februari 2020.

Rapat tersebut dibuka dan dipimpin langsung Ketua DPRD Kota Depok, TM Yusufsyah Putra dengan dihadiri Pejabat Sekretaris Daerah Kota Depok Sri Utomo beserta jajarannya dan anggota DPRD Kota Depok.

Pada rapat paripurna tersebut, semua fraksi yang ada di DPRD Kota Depok menyampaikan hasil reses selama masa sidang kedua tahun 2020.

Fraksi Golkar yang diwakili salah satu anggotanya, Nurdin Al Ardisoma menyampaikan beberapa hal.

Dalam kegiatan reses tersebut, Fraksi Golkar memiliki beberapa catatan aspirasi masyarakat diterima diantaranya adalah di sektor pembangunan fisik maupun non fisik yang meliputi bidang pemerintahan, infrastruktur, pendidikan, kesehatan, serta ekonomi.

Bidang pembangunan, Fraksi Golkar mencatat peningkatan perbaikan dan pembangunan fnfrastruktur, baik jembatan, drainase, betonisasi, pengaspalan, dan paving block masih menjadi skala prioritas permintaan dan harapan warga masyarakat agar dapat merasakan juga menikmati pembangunan dari pemerintah baik pusat, provinsi maupun
Kota Depok.

Terlebih–lebih daerah yang memang belum tersentuh sama sekali. Diharapkan semua rencana pembangunan dapat terealisasi dengan baik dan tepat waktu walau di masa pandemi Covid 19 ini.

Masih adanya keluhan warga masyarakat terkait pelayanan dan rumitnya pasien BPJS Kesehatan ataupun KIS yang seharusnya mudah diakses oleh warga masyarakat yang menggunakan kedua kartu tersebut menjadi catatan dari Fraksi Golkar saat reses.

Selain itu, pembangunan puskesmas di Kelurahan Bedahan sangat dibutuhkan oleh warga masyarakat dan segera bisa direalisasikan karena sudah ada lahan fasos dan fasum dari pihak pengembang perumahan, begitu pula di Kelurahan Pancoranmas keberadaan puskesmas sudah sangat lama dibutuhkan.

Dari sisi perekonomian, dampak dari masa pandemi Covid 19 ini adalah penerapan PSBB dan PPKM serta PPKM Mikro yang mengakibatkan banyak tergerusnya usaha-usaha warga masyarakat tidak berjalan bahkan gulung tikar sehingga semakin sulit mendapat penghasilan untuk kehidupan sehari-hari.

Untuk itu Pemkot Depok diminta melakukan terobosan dan program, misalnya dengan mengadakan pelatihan-pelatihan usaha berbasis online untuk warga masyarakat.

Sementara itu Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) yang dibacakan Azhari selaku anggota fraksi mengatakan, anggotanya telah melakukan reses sesuai amanat undang-undang.

Ia mengatakan, maksud dan tujuan dari kegiatan Reses Anggota DPRD Kota Depok adalah untuk mendengar langsung/menyerap Aspirasi dari masyarakat tentang apa yang menjadi persoalan dan permasalahan yang terjadi di masyarakat sesuai Daerah Pemilihan masing-masing dalam rangka untuk meningkatkan fungsi dan peran anggota DPRD Kota Depok kepada konstituennya serta masyarakat Kota Depok umumnya.

Salah satu aspirasi yang diserap di lapangan antaran lain permintaan peningkatan bantuan hibah atau bansos untuk masyarakat dimana sarana ibadah, sarana pendidikan, sarana-sarana yang lainnya, yang didalamnya banyak sekali digunakan oleh masyarakat Depok dapat dimanfaatkan oleh masyarakat itu sendiri.

Penambahan armada persampahan dan juga petugas kebersihannya dibutuhkan karena penambahan penduduk Kota depok yang setiap tahunnya bertambah terus.

Sarana olahraga yang selama ini belum dimaksimalkan kegunaannya dan juga belum diperhatikan oleh pemerintah agar segera diperhatikan agar masyarakat Depok dapat
menikmati olahraga dengan nyaman.

Untuk bidang kesehatan, Fraksi PAN meminta bantuan alat-alat untuk Posyandu dan Posbindu di Kota Depok agar ditingkatkan dan dilaksanakan dengan segera. Dinas Kesehatan Kota Depok juga diminta dapat lebih memaksimalkan fungsinya kepada masyarakat dalam hal kesehatan dengan penyuluhan-penyuluhan yang rutin.

Fraksi PKB-PSI juga turut menyampaikan hasil reses. Melalui Abdul Hamid selaku anggota, Fraksi PKB-PSI menyampaikan beberapa hal yang ditemukan saat turun ke masyarakat selama masa reses.

Berkenaan dengan pembangunan dan infrastruktur publik, Fraksi PKB-PSI berharap Pemkot Depok memperhatikan perbaikan drainase dan pembangunan turap di lingkungan warga yang telah rusak sehingga kerap kali menimbulkan banjir.

Masyarakat juga mengeluhkan dan memohon untuk segera diperbaiki jalan raya dan jalanan lingkungan yang banyak berlubang dan rusak, karena membahayakan para pengguna jalan dan sering mengakibatkan kecelakaan. Kemudian fasilitas penampungan sampah dilingkungan warga mohon diperhatikan ketersediannya.

Di bidang kesehatan, Fraksi PKB-PSI mendapat masukan beberapa hal dari masyarakat diantaranya Pemerintah Kota Depok perlu mengambil langkah-langkah preventif dan strategi baru untuk menekan jumlah warga Depok terhindar dari serangan Covid-19 dengan menyediakan sarana disinfektan dilingkungan RT – RW.

Kemudian untuk meningkatkan pelayanan kesehatan masyarakat, mohon dipertimbangkan untuk penambahan jumlah ambulan di puskesmas, sehingga penanganan terhadap orang sakit dapat ditangani dengan cepat.

Berkenaan dengan bidang pendidikan, Fraksi PKB-PSI mendorong ketersediaan fasilitas jalan dan penunjang lainnya untuk pelajar difable disetiap sekolah di Kota Depok. Karena pihaknya mendengar banyak orang tua dari pelajar difable yang mengeluhkan minimnya fasilitas sekolah untuk menunjang mereka. (Indra)

93