Home Pendidikan Guru Honorer Curhat Soal Gaji
Guru Honorer Curhat Soal Gaji
0

Guru Honorer Curhat Soal Gaji

12
0

METRO DEPOK – Puluhan guru honorer di Kota Depok menyampaikan keluh kesah dan curahan hati kepada anggota DPRD Kota Depok yang berada di Komisi D, kemarin.

Keluhan tersebut terkait minimnya perhatian dari Pemerintah Kota (Pemkot) Depok terhadap guru honorer, terutama dari sisi kesejahteraan. Pasalnya, gaji guru honorer di Kota Depok jauh dari standard, hanya sebesar Rp1,3 juta. Dengan besaran gaji tersebut, para guru honor sangat sulit untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Ketua Komisi D DPRD Kota Depok, Pradana Mulyoyunanda menuturkan, ada sebanyak 60 guru honorer se-Kota Depok yang hadir dalam hearing dengan Tenaga Pendidik dan Kependidikan Honorer TK, SD dan SMP. Mereka berasal dari sekolah negeri maupun sekolah swasta yang ada di Kota Depok. Kedatangan mereka ini meminta pengakuan dari Pemkot Depok terkait status hukum para guru honorer di Kota Depok.

“Mereka menyampaikan keluh kesah serta curhat kepada kami mengenai suka dan duka menjadi guru honorer di Kota Depok. Salah satu poin yang disampaikan kepada kami adalah mereka meminta surat keputusan untuk diangkat mereka menjadi seorang guru,” tuturnya kepada Metro Depok.

Pradana menuturkan, sebelum para guru honorer datang ke Komisi D, mereka sebelumnya sudah audiensi kepada Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Depok. Dalam pertemuan tersebut, mereka juga menyampaikan beberapa poin yang sama dengan apa yang disampaikan ke Komisi D. Ia menjelaskan, pertemuan ini baru pembuka dan masih ada pertemuan selanjutnya.

“Hasil diskusi ini akan kita sampaikan kepada Disdik dan Badan Kepegawaian dan Sumber Daya Manusia (BKPSDM-red) Kota Depok. Kita akan meminta kepada Pemkot Depok untuk mengakomodir keinginan mereka. Apalagi ada guru honorer yang sudah mengabdi selama 23 tahun,” jelas politisi Partai Demokrat tersebut.

Sementara itu, Anggota Komisi D Kota Depok Turiman menjelaskan, ada tiga tuntutan yang disampaikan kepada para guru honorer di Kota Depok. Tiga tuntutan ini adalah Surat Keputusan (SK) untuk guru honorer, peningkatan kesejahteraan dan yang terakhir adalah keinginan guru honorer menjadi peserta BPJS Kesehatan yang ditanggung oleh pemerintah. Tiga tuntutan ini akan diperjuangkan Komisi D agar segera direalisasikan.

“Tuntutan mereka ini harus segera direalisasikan. Terutama soal SK dan kesejahteraan, karena mereka adalah ujung tombak dari kemajuan pendidikan di Kota Depok,” tegas Turiman.(ws)

12

Ad Banner 728 x 90