Home Politik Hasanah : Debat Publik Harus Jadi Pencerahan
Hasanah : Debat Publik Harus Jadi Pencerahan

Hasanah : Debat Publik Harus Jadi Pencerahan

95
0

Metro Depok – Pasangan Calon Gubernur dan Calon Wakil Gubernur Jawa Barat dari PDI Perjuangan TB Hasanuddin dan Anton Charliyan (Hasanah) mengungkapkan debat cagub-cawagub harus bisa memberikan pencerahan kepada masayarakat, mengenai siapa figur yang nantinya akan dipilih dan mampu memimpin Jawa Barat lima tahun ke depan.

“Debat publik bisa memberikan pencerahan untuk mengetahui kualitas dan kapabilitas masing-masing pasangan calon. Dari debat ini akan diuji kapasitas calon gubernur dan wakil gubernur,” ungkap TB Hasanuddin jelang Debat Kedua Cagub dan Cawagub di Balairung UI, Senin (14/05).

Hasan menjelaskan debat harus bisa memberikan solusi positif terhadap berbagai permasalahan yang dihadapi masyarakat. Publik dinilai harus mengetahui mengenai masalah yang terjadi dan solusi yang ditawarkan paslon.

“Debat itu bukan cuma berbalas pantun. berpantun boleh, tapi publik harus tahu permasalahan yang ada, termasuk masalah pidana,” katanya.

Hasan mengatakan dengan terjun ke masyarakat, menyentuh komunitas atau unsur yang belum belum terperhatikan membuat dirinya dan pasangan mengetahui berbagai persoalan pelik di masyarakat.

“Kami berkeliling menemui seluruh lapisan masyarakat, yang bahkan banyak belum terperhatikan, mendengarkan aspirasi mereka, dan kami siap memberikan solusi,” tandasnya.

Anton menambahkan permasalahan yang kini tengah menghangat adalah kerusuhan di mako Brimob, serta pengeboman di Surabaya dan Sidoarjo.

“Dukacita kami sampaikan terkait peristiwa di Brimob, surabaya, dan Sidoarjo. Secara spontan, kami mengadakan aksi damai 1000 lilin di berbagai daerah. Bom bukan gerakan agama, tapi kaum radikal. Terindikasi disponsori jaringan internasional,” paparnya.

Pihaknya juga mengutuk aksi teror tersebut karena telah menyebabkan jatuhnya korban. Menurutnya, ada agenda tersembunyi karena pelaku menyerang rumah ibadah dan kepolisian.

“Kami mengutuk perbuatan pengecut tersebut. Kami berada paling depan dalam upaya penanganan aksi terorisme dan intoleransi,” katanya. (Her/MD/JPG)

95

Ad Banner 728 x 90