Home Running News Jumlah Korban Kecelakaan Di Depok Bekurang
Jumlah Korban Kecelakaan Di Depok Bekurang
0

Jumlah Korban Kecelakaan Di Depok Bekurang

8
0

METRO DEPOK Angka kecelakaan di tahun 2017 di Kota Depok diklaim berkurang, dibandingkan pada 2016 lalu. Hingga November ini tercatat ada tiga korban meninggal dunia akibat kecelakaan lalu lintas.

Demikian dikatakan Kasubnit Pendidikan Rekayasa Lalu Lintas Polresta Depok, Ipda Purwanto, saat menghadiri kegiatan seminar Bahaya Berkendara Di bawah Umur dan Sosialisasi Layanan Gawat Darurat yang diselenggarakan oleh Komunitas Perempuan Peduli Depok atau KPPD, kemarin.

Dia menambahkan, data dari Satlaka Polresta Depok hingga Bulan Nopember 2017 ini ada sekitar 128 kasus kecelakaan dimana korbannya 15 kasus siswa SMA, untuk korban kecelakaan siswa SD dan SMP masih nihil.

Sementara korban tewas berjumlah tiga orang, dengan kerugian harta diprediksi mencapai Rp 37 juta, dimana pada tahub 2016 jumlah meninggal karena laka berjumlah 4 orang. Faktor timbulnya kecelakaan, mulai dari infrastruktuk jalan, pengendara, dan faktor lainnya.

Di lokasi yang sama, Ketua KPPD Inawati Neih, menambahkan seminar ini dilaksanakan sebagai langkah mengantisipasi kejadian kecelakaan bagi anak dibawah umur yang saat ini marak mengendarai motor.

“Kami prihatin melihat kondisi anak-anak di bawah umur yang seenaknya mengendarai motor padahal mereka belum memilik SIM,” katanya.

Melihat polemik itu, KPPD bekerjasama dengan Polresta Depok, Komunita motor menyelenggarakan seminar Bahaya Berkendara Di bawah Umur.

Safety Riding Indonesia, Edo Rusyanto mengatakan, pelanggaran lalu lintas diawali dengan hal yang kecil.

Karena minimnya pemahaman, lalu adanya pembiaran, ditambah aparat tak kuat dalam penegakan hingga penindakan, masalah ini pun menjadi gelombang yang besar. Melihat disiplin di jalan raya, Indonesia kini berada dalam zona darurat safety riding.

Penegakkan disiplin harus kembali diteguhkan. Rumah menjadi area pertama yang efektif untuk memberikan pelajaran ini.

“Kami rasa kaum perempuan memiliki andil besar, misalnya nenek, ibu,  Dari dirinyalah pembelajaran berawal. Etika, kesopanan, hingga pemahaman keselamatan di jalan bisa mereka ajarkan sejak dini untuk anak, adik, keponakan, bahkan cucu mereka” katanya.

Dari survei yang mereka lakukan di dua sekolah pertama atas di Depok, terlihat penggunaan kendaraan ke sekolah oleh siswa yang tak memiliki SIM sudah sangat tinggi.

“Lebih dari setengah siswa naik sepeda motor ke sekolah mereka. “Ironis sekali padahal menaiki sepeda motor tanpa SIM adalah pelanggaran. Pemahaman siswa terhadap safety riding juga minim,” katanya.(aji)

8

Ad Banner 728 x 90