Home Politik Komunitas Pecinta Jokowi-Tito Gali Masukan
Komunitas Pecinta Jokowi-Tito Gali Masukan

Komunitas Pecinta Jokowi-Tito Gali Masukan

122
0

Metro Depok – Hajat pemilihan presiden dan wakil presiden baru akan dilaksanakan tahun depan. Namun, aroma menuju pesta demokrasi lima tahunan ini mulai terasa. Dukung-mendukung kandidat yang akan tampil terus bergulir. Salah satu yang ramai disuarakan adalah siapa calon wakil presiden yang akan mendampingi sosok petahana Joko Widodo untuk bertarung di Pilpres 2019.

Sejumlah tokoh nasional digadang-dagang akan menemani Jokowi lima tahun ke depan. Salah satu yang disebut adalah Kapolri Jendral Tito Karnavian. Gabungan sejumlah elemen pendukung capres-cawapres Jokowi Tito yang menamakan Komunitas Pecinta Jokowi-Tito bahkan sudah menyiapkan berbagai agenda agar bisa menyandingkan kedua sosok ini sebagai RI1 dan RI2.

Dalam waktu dekat ini, Komunitas Pecinta Jokowi-Tito berencana untuk mengadakan diskusi panel dengan tema Bagaimana Kalau Jokowi-Tito Memimpin NKRI? Panel diskusi akan dilaksanakan di Pusat Studi Jepang, Kampus UI, pada Sabtu 14 Juli 2018, pukul 10.00-14.00

Koordinator Komunitas Junaedi Sitorus mengutarakan diskusi ini akan menghadirkan sejumlah panelis, diantaranya Pemerhati Kepolisian Bambang Danu Umar, IPW Pusat Neta S. Pane, Eks Kompolnas RI Adrianus Meliala, Ikatan Masyarakat Kepolisian Irjen Pol Purn Sisno Adinowoto, dan Penulis Buku Ahmad Bahar.

“Dalam diskusi ini, salah satu yang akan dibahas adalah mengenai buku Jokowi-Tito, Ketika Negara Memanggil untuk Mengabdi 2019 yang ditulis oleh Ahmad Bahar, salah satu panelis,” ungkap Junaedi Sitorus didampingi salah satu anggota komunitas Ahmad Taurus.

Peserta dalam diskusi, lanjutnya, adalah unsur mahasiswa, organisasi kepemudaan, hingga masyarakat umum. “Diskusi ini akan menjadi bahan masukan mengenai figur yang pas mendampingi Jokowi,” ujarnya.

“Wacana siapa calon pendamping Jokowi di pilpres mendatang hingga kini terus mengalir. Berbagai tokoh politik disebut akan mendampingi. Tapi jika tokoh politik nanti yang diambil, tentunya akan menimbulkan pandangan yang berbeda antarpartai. Karena itulah, kami ingin menghadirkan sosok di luar partai yang bisa dipilih oleh Pak Jokowi sebagai pendamping,” imbuhnya.

Junaedi menjelaskan alasan memilih Tito sebagai sosok yang dinilai pas sebagai rekan duet Jokowi di kontestasi Pilpres adalah kecemerlangan karir Tito di kepolisian yang diharapkan dapat membantu kinerja Jokowi. Selain itu, Tito memiliki track record yang bersih dan belum terindikasi terlibat dalam masalah.

“Prestasi beliau di kepolisian luar biasa. Harapannya dengan beliau menjadi wapres akan mampu meredam berbagai permasalahan yang ada di masyarakat,” harapnya.

Bentuk dukungan komunitas ini juga dilakukan di sejumlah daerah, diantaranya Pontianak, Medan, dan Nusa Tenggara Barat. “Tiga perwakikan daerah ini diharapkan dapat menjadi barometer mewakili Indonesia barat, tengah, dan timur,” katanya. (Her/MD/JPG)

122