Home Pendidikan Lantai Plur Rusak, SDN Bedahan 04 Program Aspal Lapangan
Lantai Plur Rusak, SDN Bedahan 04 Program Aspal Lapangan

Lantai Plur Rusak, SDN Bedahan 04 Program Aspal Lapangan

206
0

Metro Depok – Lapangan Upacara SDN Bedahan 04 di Kampung Perigi, Kelurahan Bedahan, Kecamatan Sawangan kumuh lantaran dibagian lantainya yang hanya diplur mengalami kerusakan sehingga terlihat tanah merah.

Parahnya lagi, saat hujan lapangan tergenang air lantaran awal pembuatan lantai menggunakan bahan material semen dan pasir tidak disediakan saluran pembuangan. Sehingga menggangu siswa saat keluar masuk karena lapangan tersebut becek.

“Kami prihatin melihat kondisi lapangan upacara, karena saat hujan banjir, dan lantainya sudah mengelupas sehingga setelah hujan menjadi kotor,” kata Dodi Jumadi selaku Kepala SDN Bedahan 04 kepada Metro Depok, Kamis (26/07).

Atas keprihatinan tersebut, dirinya melakukan musyawarah bersama para guru dan rencananya lapangan upacara yang juga menjadi halaman sekolah untuk diaspal luas sekitar 200 meter persegi. Rencana anggaran biaya juga sudah dibuat sekitar Rp12 juta.

“Jadi, pengaspalan lapangan upacara tersebut anggarannya diambil dari pemeliharaan sekolah, termasuk Insya Allah partisipasi guru,” terangnya.

Dengan diperbaiki lapangan tersebut, dirinya berharap kondisinya akan menjadi lebih baik, dan tidak akan becek lagi karena lantai plur yang sudah gompal hingga terlihat tanah akan ditutupi aspal, sehingga siswa juga merasa nyaman saat upacara dan menggelar kegiatan.

Terlebih, siswa SDN Bedahan 04 ini sempat menyabet juara kedua lomba nyanyi paduan suara di tingkat kota 2015 lalu, dan pada 2017 hanya berada di urutan harapan 1, karena pelatihannya kurang maksimal akibat ruang kelas mengalami kerusakan. “Tiga ruang kelas di SDN Bedahan 04 jika hujan bocor, karena usulan yang disampaikan ke Pemkot Depok belum terealisasi,” paparnya.

Ruang kelas yang mengalami kerusakan lokasi sejajar yang diperuntukkan kegiatan belajar dan mengajar untuk kelas 3, 4 dan 5 yang dijadikan tempat latihan paduan suara. (Dib/MD/JPG)

206