Home Dibaleka Menuju KLA, Depok Kembali Raih Penghargaan Nindya
Menuju KLA, Depok Kembali Raih Penghargaan Nindya

Menuju KLA, Depok Kembali Raih Penghargaan Nindya

178
0

Metro Depok – Kota Depok kembali memperoleh penghargaan Kota Layak Anak (KLA) kategori Nindya pada tahun ini. Penghargaan ini merupakan kali kedua diperoleh Kota Depok, setelah sebelumnya diraih pada 2017.

Prestasi ini merupakan buah dari komitmen dan kerja keras berbagai unsur yang berkaitan dengan KLA, yakni Pemerintah Kota (Pemkot) Depok, pelaku usaha, media, dan masyarakat.

Penghargaan tersebut diserahkan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Yohana Yembise kepada Ketua Gugus Tugas KLA Depok Sri Utomo di Dyandra Convention Center, Surabaya, Jawa Timur (Jatim), Senin (23/07).

Hadir dalam penyerahan tersebut Ketua TP PKK Kota Depok Elly Farida, sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD), sekretaris dinas, kepala bidang, dan perangkat aparatur sipil negara (ASN) Kota Depok.

Katua TP PKK Kota Depok Elly Farida di sela penerimaan penghargaan dalam acara puncak Hari Anak Nasional tersebut mengatakan bahwa penghargaan tersebut merupakan sebuah fenomena, karena ada beberapa daerah yang prestasinya naik maupun turun.

“Tentunya kita patut bersyukur atas prestasi tersebut. Artinya, predikat KLA kategori Nindya masih dapat dipertahankan Kota Depok. Namun, kita jangan berpuas diri karena harus terus berupaya agar Depok ke depan meraih predikat Utama, bahkan menyandang status sebagai Kota Layak Anak,” ungkapnya.

Diutarakannya, Pemkot Depok bersama PKK dan berbagai unsur lainnya akan terus melakukan berbagai inovasi dan evaluasi terhadap penyelenggaraan KLA dari tingkat bawah. Harapannya adalah agar masyarakat lebih peka terhadap persoalan anak.

“Mari kita memperkuat lagi Depok sebagai kota sehabat anak, sehabat keluarga. Semua elemen masyarakat, aparatur pemerintah, dan para stakeholder mari bersama-sama membangun sinergi mewujudkan Depok sebagai KLA,” tandas Bunda.

Pemkot Depok, katanya lagi, melalui dinas terkait telah menerapkan beberapa program yang pro terhadap anak. “Misalnya di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil yang telah menerapkan hak-hak terkait anak, begitu juga di DPAPMK yang memiliki peran untuk melindungi anak dan keluarga,” pungkasnya.

Senada, Ketua Gugus Tugas KLA Depok Sri Utomo juga mengutarakan rasa syukurnya atas raihan tersebut. Prestasi ini akan menjadi motivasi agar tahun depan bisa meraih kategori Utama.

“Pemkot Depok didukung oleh segenap stakeholder dalam memberikan perlindungan pada anak menjadi dasar Kota Depok meraih KLA Nindya,” tuturnya.

Untuk mencapai KLA Utama, pihaknya akan meningkatkan berbagai upaya yang telah dilakukan, di antaranya menjalin sinergitas dengan seluruh pengusaha melalui Asosiasi Pengusaha Sahabat Anak Indonesia (APSAI) dan media untuk menyediakan sarana prasarana serta informasi yang ramah bagi anak.

“Mewujudkan Kota Depok sebagai KLA juga membutuhkan dukungan serta peran aktif dari seluruh lapisan masyarakat,” jelasnya.

Pada 2018, selain Kota Depok, terdapat 10 kota/kabupaten lainnya yang juga meraih penghargaan KLA kategori Nindya yaitu Kota Denpasar, Kabupaten Gianyar, Kota Padang, Kota Magelang, Kabupaten Bogor, Kabupaten Sleman, Kota Yogyakarta, Kota Bandung, Kabupaten Tulung Agung, dan Kota Sawalunto. (Her/MD/JPG)

178