Home Dibaleka Pandemi Melanda, Disdukcapil Depok Tetap Maksimalkan Pelayanan
Pandemi Melanda, Disdukcapil Depok Tetap Maksimalkan Pelayanan

Pandemi Melanda, Disdukcapil Depok Tetap Maksimalkan Pelayanan

90
0

METRO DEPOK – Meski berada di tengah pandemi Covid-19, Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Depok tetap kerja ekstra dalam memuaskan masyarakat dari sisi pelayanan. Terobosan dan inovasi pun dilakukan untuk tetap lancarnya proses pelayanan masyarakat meski adanya pagebluk Covid-19.

Program Dukcapil Depok Menyapa Masyarakat (DDMM) yang dilaksanakan secara daring oleh Disdukcapil menjadi salah satu terobosan tersebut. Bahkan, dinas ini mengklaim banyak masyarakat yang merasakan manfaat dari terobosan ini.

Untuk diketahui, Disdukcapil rutin menggelar DDMM selepas suksesnya acara tersebut saat gelaran secara virtual pada 11 September 2020. DDMM kini dilaksanakan dua kali sebulan.

Kepala Disdukcapil Kota Depok Nuraeni Widayatti mengatakan, DDMM bertujuan sebagai wadah mensosialisasikan kebijakan pemerintah terhadap layanan Dukcapil. Termasuk menjaring informasi dari masyarakat terkait permasalahan dalam pelayanan Dukcapil.

“Walaupun sedang di masa pandemi Covid-19 namun pelayanan harus tetap maksimal. Alhamdullilah, respons masyarakat positif hampir ratusan yang ikut DDMM dan menyampaikan kelurahan, saran serta kritik,” tuturnya.

“Saya pun di tengah kesibukan aktivitas pekerjaan menyempatkan untuk menyapa masyarakat melalui sosial media saya. Baik itu Instagram maupun melalui WhatsApp,” sambungnya lagi.

Dia berharap masyarakat dapat terus mengikuti DDMM yang akan dilaksanakan secara rutin oleh Disdukcapil. Sebab, dalam DDMM ini segala informasi pelayanan terdapat di sana, sehingga masyarakat tidak kebingungan dengan alur pelayanan dokumen kependudukan.

Selain itu, tambahnya, dengan banyak warga yang mengikuti DDMM, akan semakin besar masyarakat yang sadar Gerakan Indonesia Sadar Adminduk (GISA). Terlebih, dokumen kependudukan adalah hal yang paling dasar dimiliki.

“Apalagi Disdukcapil Depok baru saja menerima bantuan alat dari pemerintah pusat, agar proses perekaman dan pencetakan E-KTP lebih cepat menggunakan modem berteknologi machine to machine (M2M),” tuturnya.

Menurut Nuraeni Widyawati, dalam proses percepatan perekaman E-KTP masih terdapat beberapa kendala. Misalnya alat perekaman yang rusak di beberapa kelurahan.

”Kendala tersebut tidak bisa ditangani dengan cepat karena melalui proses pengadaan. Namun upaya-upaya percepatan kami terus lakukan. Apalagi, kami mendapatkan satu alat jaringan komunikasi data berupa M2M dari pemerintah pusat. Sebelumnya, kami sudah punya M2M yang biasa digunakan untuk perekaman e-KTP bagi Anak Berkebutuhan Khusus(ABK),” katanya.

Lebih lanjut, ucapnya, rencananya M2M yang baru bakal digunakan di Kelurahan Mekarjaya. Lalu untuk perekaman bagi ABK di Kelurahan Tugu. Titik-titik tersebut akan disesuikan dengan jumlah perekaman yang masih tinggi di tiap wilayah.

“Jadi M2M ini sifatnya perbantuan bagi kelurahan yang terkedala alat perekamannya,” ujarnya.

Dikatakannya, alat M2M ini canggih karena langsung mengakses Sistem Informasi Administrasi Kependudukan (SIAK) pusat dengan jaringan yang lebih stabil. Nantinya juga akan dioperasikan di Anjungan Dukcapil Mandiri (ADM) di Transmart Cibubur.

Nuraeni menambahkan, upaya yang dilakukan merupakan langkah percepatan kepemilikan e-KTP bagi warga Depok. Terlebih, percepatan perekaman ini juga amanah dari Undang-undang (UU) Nomor 24 Tahun 2013 tentang Administrasi Kependudukan dan Peraturan Presiden Nomor112 Tahun 2013 tentang Penerapan Kartu Tanda Penduduk Berbasis Nomor Induk Kependudukan Secara Nasional.

“Karena itu, kami bakal terus mendorong seluruh warga Depok agar segera melakukan perekaman e-KTP,” tutupnya. (Indra)

90