Home Politik Panwaslu Depok Pelajari Laporan Pengrusakan APK Hasanah
Panwaslu Depok Pelajari Laporan Pengrusakan APK Hasanah

Panwaslu Depok Pelajari Laporan Pengrusakan APK Hasanah

71
0

Metro Depok – Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kota Depok tengah mempelajari laporan pengrusakan tiga Alat Peraga Kampanye (APK) resmi milik dari pasangan nomor urut dua TB Hasanuddin-Anton Charliyan (Hasanah). Laporan tersebut disampaikan tim advokasi pasangan Hasanah Kota Depok, Senin (12/03).

Koordinator Divisi Penindakan Panwaslu Kota Depok, Andriansyah membenarkan kalau pihaknya sudah menerima laporan pengrusakan tiga APK resmi milik pasangan Hasanah yang berada di Simpang Parung Bingung, Depan Komplek BDN dan di wilayah Kecamatan Tapos. Karena tindakan pengrusakan masuk dalam tindak pidana, pihaknya juga sudah memberikan formulir pelaporan untuk diisi dan disampaikan kembali menjadi laporan resmi.

“Selepas itu baru kami akan berkoordinasi dengan Tim Sentra Penegakkan Hukum Terpadu (Gakkumdu) Kota Depok. Dalam tim tersebut terdiri dari unsur Panwaslu divisi Penindakan dan Pelanggaran, Polresta Depok dari unsur Reserse Kriminal (Reskrim), serta dari Kejari Depok dari Seksi Pidana Umum (Pidum),” tuturnya via telepon, kemarin.

Ia mengatakan, sesuai dengan peraturan Panwaslu dalam menindak suatu pelanggaran dalam Pemilu harus didampingi pihak kepolisian dan kejaksaan yang ada di Tim Sentra Gakkumdu. Melalui tim tersebut juga akan dipelajari secara mendalam apakah pengrusakan tersebut disengaja atau tidak.

“Kita memang harus mendalami hal tersebut. Karena berdasarkan aturan jelas kalau pengrusakan APK resmi masuk dalam tindak pidana,” paparnya.

Andriansyah mengaku kalau pihaknya sudah mengecek laporan tersebut dengan berkoordinasi kepada Panitia Pengawas Kecamatan (Panwascam). Dari hasil koordinasi itu juga pihaknya tengah mengkaji apakah APK yang dirusak adalah APK resmi atau bukan. “Intinya kami saat ini tengah mempelajari laporan tersebut,” tandas Dede.

Sebelumnya, Pengrusakan tiga Alat Peraga Kampanye (APK) resmi milik dari pasangan nomor urut dua TB Hasanuddin-Anton Charliyan (Hasanah) berbuntut panjang. Pasalnya, pengrusakan tiga APK tersebut resmi dilaporkan kepada pihak kepolisian dan Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kota Depok oleh Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Depok Bidang Hukum, Indah Ariani, Senin (12/03).

Indah menuturkan, pengrusakan APK sendiri ada di tiga titik. Yakni di Simpang Parung Bingung, Depan Komplek BDN, Pancoran Mas dan di wilayah Kecamatan Tapos. Pengrusakan tersebut dinilai melanggar dan merugikan pasangan tersebut dalam bersosialisasi di Kota Depok.

“Tiga titik tersebut adalah titik resmi untuk pemasangan APK yang ditentukan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Depok. Karenanya kami melaporkan hal tersebut kepada Polresta Depok dan Panwaslu Kota Depok,” tuturnya, kemarin.

Anggota DPRD Kota Depok dari Fraksi PDI-Perjuangan ini mengatakan kalau pengrusakan APK tersebut diduga terjadi para Minggu (11/03). Ia sangat menyayangkan pengrusakan APK milik pasangan Hasanah ini oleh oknum yang tidak bertanggung jawab. Karenanya ia meminta kepada pihak terkait untuk mengusut tuntas agar segera mengusut hal ini.

“Kami sangat menyayangkan akan pengrusakan APK milik pasangan yang diusung oleh partai kami ini. Karenanya kami berharap kepada pihak Polresta Depok dan Panwaslu Depok untuk mengusut hingga tuntas siapa perusak tiga APK ini,” katanya.

Indah berharap agar segera diusut tindakan pengrusakan ini kedepannya APK milik dari pasangan nomor urut dua tersebut. Dirinya juga mengajak kepada seluruh masyarakat Depok untuk mensukseskan proses berjalannya Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jawa Barat (Jabar) yang akan berlangsung pada 27 Juni 2018 mendatang. (WS/MD/JPG)

71

Ad Banner 728 x 90