Home Hot News Pembangunan Aparkost Avicenna Setop Sementara
Pembangunan Aparkost Avicenna Setop Sementara

Pembangunan Aparkost Avicenna Setop Sementara

42
0

Metro Depok – Pertemuan warga RT05/02 Kelurahan Beji Timur, Kecamatan Beji, dengan manajemen SCC Investment Corporation, menyepakati pemberhentian sementara kegiatan pembangunan Aparkost Avicenna, Minggu (11/03).

Pertemuan yang berlangsung di lokasi pembangunan Aparkost Avicenna.awalnya berjalan alot dan penuh argumen. Namun akhirnya tercapai juga kesepakatam oleh kedua belah pihak.

Perwakilan warga, Sujud Hari Purnomo atau yang biasa disapa Yudi menyodorkan surat pernyataan kesanggupan kepada manajemen SCC Investment Corporation. Dalam surat tersebut, warga meminta kepada manajemen SCC Investment Corporation agar menyatakan sanggup untuk mengikuti syarat-syarat dalam setiap proses.

“Warga kami meminta kepada manajemen SCC Investment Corporation untuk menghentikan segala aktivitas di lokasi proyek pembangunan Aparkost Avicenna di Jalan Taufiqurahman,” katanya.

Dia menambahkan, aktivitas pembangunan proyek pembangunan Aparkost Avincenna di Jalan Taufiqurahman akan dilakukan setelah mendapatkan izin berupa surat pernyataan mengizinkan, dengan tanda tangan dari masing-masing warga yang terdampak langsung dari pembangunan Aparkost Avicenna.

“Jika salah satu dari warga yang berdampak pembangunan Aparkost Avicenna tidak menyetujui, secara otomatis izin dari warga tidak berlaku,” tegasnya.

Sementara, Direktur Pembangunan Aparkost Avicenna, Mohammad Wahyudin akan menyanggupi apa yang warga inginkan.

“Memang IPR kita sudah ada, namun surat IMB masih dalam proses, apa yang diinginkan dari warga maka kita akan sanggupi bersama,” katanya.

Menurut dia, surat IMB dalam proses di Pemkot Depok. Pelaksanaan proses perizinan warga sebelumnya sudah dilakukan sesuai dengan proses atau yang berlaku.

Sementara itu Ketua RW 02 Kelurahan Beji Timur, Kecamatan Beji, Nasrudin mengatakan pembangunan Aparkost Avicenna sudah melalui proses yang berlaku.

“Ya warga kita sudah ada yang memberikan izin dengan persetujuan tanda tangan saat proses sebelum pembangunan Aparkost Avicenna dimulai,” katanya.

Dia mengatakan IPR yang sudah diterbitkan oleh Pemkot Depok adalah resmi dan asli, karena warga sebelumnya sudah memberikan izin dan pihak pengembang melakukan sosialisasi pembangunan Aparkos Avicenna di lingkungan masyarakat.

Terpisah, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), Yulistiani Mochtar mengungkapkan bahwa Depok belum ada konsep aparkost.

“Di Depok belum ada konsep aparkost. Perizinan (IPR) yang diajukan adalah rumah kos. Apartemen minimal 4.000 meter persegi, berada di jalan raya minimal lebar 20 meter, dan jalan masuk 13 meter. Apartemen juga diperjualbelikan per unitnya, sedangkan rumah kos hanya disewakan,” tuturnya.

Pihaknya menegaskan jika memang yang diajukan adalah apartemen, tentunya lokasi tersebut sangat tidak memungkinkan karena hanya memiliki luas sekitar 1700 meter persegi dan tidak berada di jalan yang memiliki lebar 20 meter. (Aji/Her/MD/JPG)

42

Ad Banner 728 x 90