Home Nasional Pendemo Koperasi Pandawa Bakal Dipolisikan
Pendemo Koperasi Pandawa Bakal Dipolisikan

Pendemo Koperasi Pandawa Bakal Dipolisikan

4
0

Metro Depok – Aksi demo yang dilakukan sejumlah mantan nasabah Koperasi Pandawa Mandiri Grup di depan gedung Kejaksaan dan Pengadilan Negeri Depok yang berlangsung pada Kamis, (2/11) sepertinya bakal berbuntut panjang.

Ketua Umum Depok Lawyers Club (DLC), Mukhlis Effendi menegaskan, pihaknya akan melaporkan aksi tersebut ke pihak kepolisian.

“Kami akan melaporkan sejumlah nama mantan nasabah yang terlibat dalam aksi yang diwarnai ujaran kebencian mengarah pada fitnah,” tegas dia kepada Metro Depok, kemarin.

Muklish mengatakan, laporan yang bakal dilayangkan ke pihak kepolisian bukan tanpa alasan. Ia menilai, aksi demo tersebut diwarnai ujaran kebencian yang mengarah pada fitnah. Selain itu, terdapat sederet pelanggaran hukum yang diduga kuat dilakukan oleh sejumlah masa peserta aksi.

“(Besok-red) kami ingin melaporkan terjadinya perbuatan tidak menyenangkan kepada polisi,” paparnya.

Disamping itu, kami menilai ada penghinaan, memfitnah bahkan mengijak-injak dan merobek-robek foto di muka umum secara pribadi maupun kelembagaan dan ada foto sejumlah aparat yang juga dihina.

“Secara otomatis akibat perbuatan tidak menyenangkan tersebut timbul suatu hak dan kewajiban yang melekat terhadap diri saya, yakni hak dan kewajiban pada ruang lingkup kepidanaan dan keperdataan,” katanya.

Namun begitu, pihaknya tidak mempersoalkan aksi demo yang dilakukan sejumlah mantan nasabah Pandawa, hanya dalam prosesnya terjadi beberapa pelanggaran secara hukum. Salah satunya adalah pencemaran nama baik dan Undang-undang ITE.

“Jadi saya akan laporkan pasal 310 KUHP tentang kesengajaan menyerang kehormatan atau nama baik seseorang dengan menuduhkan sesuatu hal yang diketahui umum. Juga pasal 160 KUHP yaitu penghinaan dengan menginjak-injak foto penguasa umum,” tuturnya.

Namun, terkait hal itu, masih banyak lagi pasal yang akan ia gunakan untuk menjerat para pelaku lengkap dengan sejumlah bukti-bukti yang ada. “Jadi kami ingatkan untuk segera minta maaf. Ada beberapa nama yang sudah saya kantongi, termasuk koordinator aksi dan beberapa peserta aksi. Saya tidak main-main,” tandasnya.

Seperti diketahui, kejadian yang dialami Ketua DLC ternyata membuat sejumlah pengurus geram. Sejumlah pengacara kawakan ini pun berniat melaporkan kasus ini ke Polisi secara bersamaan. Selain di Polresta Depok, tim advokat lainnya juga akan membawa kasus ini ke Polda Metro Jaya dengan pasal dan aduan yang berbeda.(ws)

 

4

Ad Banner 728 x 90