Home Hot News Penusukan Guru Ngaji, Walikota Depok Prihatin
Penusukan Guru Ngaji, Walikota Depok Prihatin

Penusukan Guru Ngaji, Walikota Depok Prihatin

89
0

Metro Depok – Walikota Depok, Mohammad Idris merasa prihatin atas terjadinya penganiayaan terhadap guru ngaji di kawasan Bumi Sawangan Indah (BSI), Kelurahan Pengasingnan, Kecamatan Sawangan. Perbuatan tersebut selain melanggar norma agama, juga melanggar hukum.

“Saya prihatin,” ujar Idris ketika ditanya  wartawan terkait aksi penyerangan seorang perempuan mengidap gangguan jiwa terhadap guru ngaji, Senin (12/03).

Sementara itu, Yayan, warga di wilayah Kelurahan Tirtajaya, Kecamatan Sukmajaya, mengatakan sebagai manusia harusnya menjadi saudara, bukan sebaliknya sebagai musuh. Apalagi menganiaya, karena yang namananya menganiaya ini perbuatan yang dilarang.

“Ini merupakan perbuatan melawan hukum, sehingga harus diproses secara hukum pula,” katanya.

Ia berharap kepada sesama insan harus saling menghargai dan mengasihi. Jika pun pelakunya mengalami gangguan jiwa, pihak keluarga atau pemerintah  bekerjasama membawa  ke rumah sakit, sehingga bisa disembuhkan.

Berita sebelumnya, Abdul Rachman, seorang guru ngaji ditusuk di bagian leher kanan oleh seorang wanita yang diduga mengalami ganguan jiwa  di Masjid Darul Muttaqien, Komplek Perumahan Bumi Sawangan Indah 1 diRT 05/ RW 06, Kelurahan Pengasinan, Kecamatan Sawangan.

Sekretaris DKM Masjid Darul Muttaqen, Ahmad Setiawan kepada wartawan mengatakan, saat itu korban tengah menunaikan ibadah salat subuh di baris paling depan, namun tiba-tiba seorang perempuan atau pelaku berinisial VI langsung datang menghampiri korban dari belakang dan menusukkan pisau ke bagian leher di bawah telinga. (Dib/MD/JPG)

89

Ad Banner 728 x 90