Home Hot News Penutupan Jalan, PN Depok Gelar Sidang Lapangan
Penutupan Jalan, PN Depok Gelar Sidang Lapangan

Penutupan Jalan, PN Depok Gelar Sidang Lapangan

13
0

Metro Depok – Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Depok menggelar sidang di tempat atas perkara Perdata dengan Nomor: 8/Pdt.G/2018/PN.Dpk, di Perumahan Mampang Indah II Blok D RT 005/RW 04, Kelurahan Mampang, Kecamatan Pancoranmas, Jumat (13/04).

Ketua Majelis Hakim Pengadilan Negeri Kota Depok Tri Joko mengatakan tujuan sidang di tempat untuk mengetahui objek sengketa yang berkaitan dengan gugatan yang telah didaftarkan.

“Kami di sini belum atau tidak menyatakan mengenai dikabulkan atau tidaknya pokok permasalah seperti apa. Kita hanya ingin mengetahui di mana obyeknya, bagaimana obyeknya, atau misalnya ada dalil penutupan, apakah benar ditutup,” katanya.

Edy Syair melalui Kuasa Hukum Alexander Darius melayangkan gugatan kepada enam pihak atas kasus penutupan jalan di Perumahan Mampang Indah II sesuai perkara Perdata dengan Nomor: 8/Pdt.G/2018/PN.Dpk.

Pihak yang digugat adalah Deny Boy (Tergugat I), Encung (Tergugat II), Salman Arfarisi (Tergugat III), Taufik Adfiansyah (Tergugat IV), Wali Kota Depok Idris Abdul Somad (Tergugat V), dan Lurah Mampang Kecamatan Pancoranmas Abdul Khoir (Tergugat VI).

Alexander menuding penutupan jalan tersebut dan mengubah menjadi taman perumahan merupakan aksi premanisme, karena pengalihan aset dari jalan perumahan jadi taman tanpa melibatkan Edy Syair selaku pemilik tanah di sebelah kompleks perumahan yang terkena dampak langsung dari penutupan jalan tersebut tidak berdasarkan hukum.

Dia menduga yang pertama kali menutup jalan tersebut adalah Encung dengan melakukan pemasangan patok pada pintu pagar keluar masuk ke lahan milik kliennya Edy Syair.

Sedangkan tergugat Deny Boy yang membangun taman pada badan jalan dengan ukuran 3×18 meter tersebut atas perintah RT pada waktu itu Salman Arfarisi dan Wakil RW Taufik Adfiansyah.

Mereka para tergugat digugat dengan perbuatan melawan hukum, karena mereka melakukan perbuatan di luar kewenangannya. Menurutbya, tergugat tidak berwenang menutup jalan yang saat ini berubah menjadi taman dengan alasan mencegah tanah longsor.

Hal itu mestinya dilakukan oleh Pemkot Depok, karena fasos dan fasum perumahan itu telah diserahkan ke Pemkot Depok pada tahun 2015 lalu

Alexander, kemudian memasukkan Lurah Mampang dan Wali Kota Depok sebagai turut tergugat pada kasus ini, karena tidak ada upaya dari tingkat kelurahan maupun tingkat kota untuk memfasilitasi menyelesaikan kasus ini.

“Akibat dari penutupan ini, klien kami Edy Syair tidak dapat lagi mengakses lahannya seluas 1.300 meter persegi di sebelah perumahan tersebut,” katanya.

Padahal, secara hukum seorang pemilik tanah dilindungi untuk akses masuknya, begitu juga dari BPN. BPN tidak mungkin menerbitkan sertifikat tanah yang tidak ada akses masuknya.

Sementara itu, Deny Boy (Tergugat I) mengatakan, jalan 3×18 meter tersebut merupakan fasilitas jalan buntu Perumahan Mampang Indah II, bukan jalan umum.

Warga keberatan fasilitas jalan perumahan digunakan untuk lalu-lalang kendaraan material proyek, sehingga akhirnya jalan itu ditutup dan dijadikan taman.

“Ketika dia (Edy Syair) ingin menggunakan jalan perumahan kami, orientasinya adalah bisnis, itu kita tutup,” katanya.

Di lokasi yang sama, bagian Hukum Pemkot Depok Agus Suryana mengatakan, apa yang menjadi obyek gugatan sudah sesuai dengan peruntukkannya, dan lokasi ini sudah tercatat di Bagian Aset Pemkot Depok sebagai fasos atau fasum dengan diperkuat dengan pemasangan plang aset Pemkot Depok.

Sidang akan dilanjutkan Senin (16/4/2018) dengan agenda pemeriksaan saksi-saksi dari penggugat.

Diberitakan sebelumnya, seorang warga di Perumahan Mampang Indah dua, Kelurahan Mampang, Kecamagmtan Pancoran Mas, Edy Syair melakukan guagatan kepada Pemerintah Kota Depok. Hal ini dilakukan karena akses masuk ke lahan milik dirinya menjadi tertutup.

Dalam gugatannya, Edy meminta ganti rugi materiil sebesar Rp2.696.000.000 dan ganti rugi imateriil sebesar Rp5.392.000.000. (Aji/MD/JPG)

13

Ad Banner 728 x 90