Home Hot News PKL Bawah Flyover ARH Akan Ditertibkan
PKL Bawah Flyover ARH Akan Ditertibkan

PKL Bawah Flyover ARH Akan Ditertibkan

125
0

Metro Depok – Pemerintah Kota (Pemkot) Depok melalui Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) berencana akan melakukan penertiban terhadap kepada ratusan Pedagang Kaki Lima (PKL) yang berada di bawah Flyover Jalan Arif Rahman Hakim dalam beberapa waktu kedepan.

Kepala Satpol PP Kota Depok Yayan Arianto membenarkan rencana penertiban ratusan PKL tersebut. Alasan ditertibkannya PKL ini lantaran mereka berjualan di atas lahan pedestrian. Bukan itu saja, para PKL ini memakan badan jalan untuk berdagang yang menyebabkan kemacetan di titik tersebut.

“Para PKL ini berdagang diatas lahan yang bukan untuk berdagang. Mereka berjualan di atas lahan pedestrian dan memakan badan jalan hingga menyebabkan kemacetan di lokasi tersebut,” tuturnya kepada wartawan, Kamis (26/07).

Dia juga mengatakan, para PKL ini juga membuat lokasi di bawah flyover tersebut menjadi kumuh, lantaran selepas berdagang mereka meninggal sampah. Selain itu, keberadaan PKL di lokasi tersebut merusak estetika Kota Depok.

“Mereka terkadang menyisakan sampah di pinggir jalan yang membuat kondisi lokasi itu menjadi kumuh dan tidak indah dipandang mata. Karena itu kami akan tertibkan dalam waktu dekat ini,” katanya.

Yayan juga mengatakan kalau sudah banyak masyarakat juga yang mengeluh terutama kemacetan di lokasi tersebut yang disebabkan dari para PKL yang memakai badan jalan untuk berjualan atau sekedar parkir konsumen.

Masyarakat juga mengeluhkan sampah yang acap kali berserakan serta menumpuk di sisi jalan sehingga kadang tercium bau tidak sedap juga dari tumpukan sampah yang dihasilkan para PKL tersebut.

“Sebetulnya kami sudah sering melakukan penertiban. Namun mereka selalu saja kembali lagi di lokasi tersebut. Awalnya satu persatu lalu menjamur,” paparnya.

Yayan mengatakan sebelum dilakukan penertiban, pihaknya sudah melakukan pendataan terhadap para PKL yang berjualan di bawah flyover di Jalan Arif Rahman Hakim tersebut. Dalam pendataan itu juga pihaknya meminta kepada para PKL agar pindah berjualan ke tempat yang semestinya atau yang telah disediakan sebelum ditertibkan.

“Kita lakukan pendataan dulu. Ini bagian dari sosialisasi serta menerangkan bahwa mereka telah melanggar Perda Kota Depok tentang Ketertiban Umum. Selepas penertiban nanti, kami akan rutin melakukan monitoring di kawasan tersebut. Tujuannya agar para PKL tidak kembali lagi berjualan di lokasi tersebut,” tandasnya. (WS/MD/JPG)

125