Home Pendidikan Ponpes Al Faaqih Tanamkan Nilai Pancasila
Ponpes Al Faaqih Tanamkan Nilai Pancasila

Ponpes Al Faaqih Tanamkan Nilai Pancasila

91
0

Metro Depok – Pondok Pesantren Slafiah Al Faaqih yang berlokasi di Kampung Banjaran Pucung Rt06/08, Kelurahan Cilangkap, Kecamatan Tapos, menggelar peringatan Hari Lahir Pancasila, Jumat (01/06).

Pimpinan Ponpes Salafiah Al Faaqih Ustaz Dedy Rahmat Sandi menyampaikan alasan diadakannya peringatan Hari Lahirnya Pancasila ini karena menyadari betul pentingnya penanaman nilai-nilai Pancasila kepada pemuda termasuk para santri. Pancasila adalah dasar negara Indonesia yang melandasi keberagaman dan kemajemukan warganya.

“Sebagai warga negara, kita tentunya berpatokan pada dasar negara, yakni Pancasila. Sebagai seorang umat beragama, kita berpegang pada ajaran dan kitab suci masing-masing. Jadi, misalnya kita itu umat beragama Islam, ya berarti Islam yang Indonesia,” ungkap Abah Dedy.

Melalui peringatan yang dikemas dalam kegiatan buka puasa bersama ini, pihaknya berharap agar para santri Ponpes Salafiah Al Faaqih lebih memahami dan mencintai Pancasila.

“Sesuai dengan anjuran hubbul waton minal iman yang artinya mencintai negara sebagian dari iman. Kurang beriman seseorang jika tidak mencintai negaranya. Bahkan, umat Islam diwajibkan taat kepada Allah Swt dan Rasul-Nya, serta patuh kepada ulil amri atau pemimpin,” ujarnya.

Dengan memahami Pancasila, para santri diharapkan dapat menghargai keberagaman dan kemajemukan bangsa Indonesia. Jangan sampai keberagaman menjadi hal yang memisahkan satu dengan yang lain. Justru, perbedaan ini harus menjadi penguat persatuan dan kesatuan.

“Perbedaan adalah sebuah keniscayaan. Semua dilahirkan dengan perbedaan. Termasuk di Indonesia yang memiliki beragam suku, agama, ras, dan antargolongan. Jadikan ini sebagai kekuatan dengan menyadari bahwa perbedaan adalah kekuatan bangsa. Karena itulah kita perlu berpedoman pada nilai-nilai Pancasila. Ini juga sejalan dengan ajaran Islam, saling menghargai dan menghormati meski berbeda,” paparnya.

Selain para santri yang berjumlah sekitar 80 orang, acara ini juga dihadiri pengurus NU Kecamatan Tapos Ustaz Hasyim Saputra, tokoh agama setempat, dan sejumlah warga. (Her/MD/JPG)

91