Home Hot News Ribuan Botol Miras Dimusnahkan
Ribuan Botol Miras Dimusnahkan

Ribuan Botol Miras Dimusnahkan

17
0

Metro Depok – Tim Terpadu Kota Depok memusnahkan 3.101 botol minuman keras (miras) bermerek serta 503 botol air mineral dan kemasan plastik miras oplosan di halaman Balai Kota Depok, Jalan Raya Margonda, Selasa (15/05).

Pemusnahan dilakukan oleh unsur Pemerintah Kota Depok, Polres Depok, Kodim 0508 Depok, Pengadilan Negeri, Kejaksaan Negeri, BNN, MUI, organisasi kepemudaan, dan unsur lainnya.

Wali Kota Depok Mohammad Idris mengutarakan miras ini diperoleh dari hasil razia dan penertiban yang dilakukan oleh pihak berwenang, seperti Satpol PP, jajaran Polres, Kodim, hingga Garnisun di berbagai wilayah Kota Depok selama lima bulan terakhir. Jika diuangkan, nilai miras yang dimusnahkan mencapai Rp155 juta.

“Pemkot Depok bertekad dan berikrar untuk terus memerangi minuman beralkohol, apalagi saat ini jelang Bulan Ramadan. Karena itu, saat ini kita sama-sama melakukan pemusnahan minuman beralkohol yang didapat dari berbagai tempat,” ungkapnya.

Wali menuturkan banyak pertanyaan dari masyarakat terkait rutinnya pemusnahan miras, namun kondisi maraknya peredaran barang haram ini selalu berulang.

“Menarik bersama-sama untuk melakukan kajian dan diagnosa mengapa ini terjadi. Kita musnahkan, namun terus ada lagi dan bahkan bertambah. Jangan sampai nanti malah kita capek sendiri. Kita akan kaji dan diagnosa penyebab penyakit sosialnya apa. Apa sanksinya yang masih bersifat ringan. Ini adalah penyakit sosial yang mematikan dan berbagai dampak sosial yang ditimbulkan,” ujarnya.

Karena itu, katanya lagi, demi kemaslahatan kehidupan berbangsa dan bernegara, pihaknya mengajak semua komponen yang ada di Depok berkomitmen untuk memerangi peredaran miras.

“Kami sangat berharap masyarakat bisa menjadi ujung tombak dalam pencegahan peredaran miras. Semoga di Bulan Ramadan ini tidak lagi ditemukan dan kita akan terus melakukan penertiban di berbagai titik yang terindikasi,” tandasnya.

Kapolres Depok Kombes Didik Sugiarto menambahkan akan terus melakukan operasi miras, bekerja sama dengan pihak terkait. Apalagi, di Depok beberapa waktu lalu banyaknya korban jiwa akibat mengkonsumsi miras oplosan.

“Miras oplosan ini berbahaya karena dibuat oleh orang yang tidak profesional dan tidak mendapatkan pengawasan pihak yang memiliki otoritas. Kami akan terus melakukan penertiban terhadap penjualan miras tanpa izin karena melanggar. Karena itu, kepolisian meminta dukungan dan bantuan seluruh masyarakat, apabila ada pendistribusian miras tak berizin untuk menginformasikan dan akan kami tindak lanjuti,” tuturnya.

Diutarakannya, miras memiliki pengaruh atau dampak negatif yang berbahaya. Diantaranya, dari beberapa tindak pidana dan tawuran pelajar diketahui salah satunya dipicu karena mengkonsumsi minuman beralkohol.

“Mengkonsumsi minuman beralkohol terindikasi bisa memicu seseorang melakukan perbuatan melanggar hukum, sosial, dan agama. Karena itu, kita akan berkolaborasi terus melakukan penertiban. Kita tidak akan memberikan toleransi untuk peredaran miras,” tegasnya.

Senada, Kepala Satpol PP Kota Depok Yayan Arianto mengutarakan secara intens akan terus menggelar razia miras, guna menekan peredaran dan penyalahgunaannya di masyarakat.

“Bagi yang kedapatan menjual atau pun mengedarkan miras, tentunya akan dikenakan sanksi yang berlaku,” katanya.(Her/Aji/MD/JPG)

17

Ad Banner 728 x 90