Home Hot News Ribuan Miras Disita, Puluhan PSK Dijaring
Ribuan Miras Disita, Puluhan PSK Dijaring

Ribuan Miras Disita, Puluhan PSK Dijaring

66
0

Metro Depok – Aparat Satuan Polisi Pamong Praja Kota Depok melakukan razia ke lokasi penjual minuman keras, warung remang-remang, cafe, dan  tempat hiburan malam, Jumat-Sabtu, (06-07/04) malam.

Hasilnya, operasi gabungan ini mengamankan  berhasil mengamankan 1.487 botol minuman keras, 25 perempuan yang diduga pekerja seks komersial (PSK), 18 PMKS, dan tujuh anak punk yang berada di jalan protokol Kota Depok, terutama di Depok bagian Barat, Tengah, dan Timur.

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Kota Depok, Yayan Arianto menyatakan bahwa operasi ini sudah menjadi kegiatan rutin jajaran Satpol PP Kota Depok, sebagai upaya mengatasi maraknya pelacur jalanan, penjual miras, anak jalanan dan lainnya yang banyak dikeluhkan masyarakat Kota Depok belakangan ini.

Kegiatan ini melibatkan berbagai unsur, yakni Kodim 0508, Polres, Dinkes, Dinsos, Garnisum, dan elemen terkait di jajaran Kota Depok.

“Tim operasi dibagi tiga bagian yaitu wilayah Barat, Tengah, dan Timur. Maksudnya agar bisa menjangkau seluruh wilayah di Kota Depok,” ungkap Yayan.

Diutarakannya, PSK yang diamankan  langsung dilakukan pendataan. Perempuan yang tidak membawa identitas diri akan dikirim ke Panti Sosial Cipayung, Jakarta Timur.

“Pelacur jalanan atau wanita penjaja seks berhasil ditangkap di sejumlah tempat penginapan atau hotel melati yang ada di kawasan Cimanggis, Tapos, Sukmajaya, dan Cilodong. Bahkan ada yang bekerja di tempat panti pijat yang kebanyakan dipakai untuk prostitusi terselubung,” jelasnya.

Untuk miras yang mencapai 1.487 botol langsung disita karena memang banyak dikeluhkan masyarakat berkaitan dengan peredaran di sejumlah warung pinggir jalan maupun toko kelontong.

Salah satunya miras disita dari warung di Terminal Depok yang berjarak sekitar 500 meter dari Balaikota Depok . Sejumlah miras yang disita mulai dari bir, anggur kolesom, anggur merah, intisari, hingga mansion house dan lainnya.

Sementara, Kasi Ketentraman Masyarakat dan Ketertiban Umum ( Tranmastibum) Satpol PP Kota Depok, R Agus Muhammad , menambahkan razia ini diharapkan menjadi efek jera bagi para oknum yang menjual miras oplosan di Depok.

“Kita sebagai penegak Perda melaksanakan perintah sesuai SOP yang ada,” tutur Agus.

Di lokasi lain,  Aparat Kepolisian Polsek Pancoran Mas pada Jumat hingga Minggu (8/4) dinihari melakukan operasi cipta  kondisi dengan target penjualan minuman keras dan sejenisnya.

Kapolsek Pancoran Mas, Kompol Roni Agus Wowor mengatakan operasi cipta kondusif gabungan anggota Pokdarkamtibmas menyisir beberapa tempat toko jamu disinyalir menjual miras.

Hasilnya dari tiga tempat warung klontong dan jamu yang ada di wilayah Cipayung, Mampang, dan Bojong Pondok Terong, petugas menyita sebanyak 150 botol miras berbagai merek.

“Meski sudah dilarang berjualan miras tapi anggota dan kami masih temuka  ada warung kelontong dan toko jamu menjual miras secara diam-diam,” katanya

Dia mengatakan para para pedagang jual miras yang dimintai keterangan yaitu R (24),Cipayung, EP (37), Bojong Pondok Terong, dan E (43), Mampang, hanya didata dan diperingatkan untuk tidak menjual miras lagi.

Operasi cipta kondusif peredaran miras ini dilakukan dalam rangka banyak jatuhnya korban jiwa warga Depok usai menenggak miras oplosan beberapa waktu lalu.

“Kita harapkan bagi masyarakat untuk tidak meminum minuman keras dan tidak jual miras,” katanya. (Hen/Aji/WS/MD/JPG)

66

Ad Banner 728 x 90