Home Politik Ridwan Kamil : Depok Banyak Potensi
Ridwan Kamil : Depok Banyak Potensi

Ridwan Kamil : Depok Banyak Potensi

7
0

Metro Depok – Wilayah Kota Depok memiliki potensi untuk mengembangkan situ atau danau menjadi sarana wisata yang gratis dan mampu menarik minat seluruh lapisan masyarakat.

“Saya iri sama Kota Depok yang memiliki lebih dari 20 situ. Sementara Kota Bandung nggak punya situ, yang ada hanya taman,” kata Calon Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil saat melakukan safari politik ke Kota Depok, Jumat-Sabtu (9-10/03).

Dia menilai,situ yang ada di Kota Depok, misalnya Situ Rawa Kalong di Kelurahan Curug, Kecamatan Cimanggis, memiliki potensi untuk dikembangkan menjadi sarana wisata gratis yang indah.

“Jika terpilih nanti, saya membidik situ ini agar dapat menjadi tempat rekreasi dalam waktu dua tahun saja,” katanya.

Dia mengatakan, situ nantinya akan dilengkapi jogging track, amphitheater, serta tempat berkumpul warga atau anak muda untuk berkreasi dan inovasi. Sementara keramba ikan yang sudah ada di situ akan diberdayakan, perahu dengan desain spesial yang menarik minat orang untuk naik.

“Saya yakin ekonomi lokal meningkat dan menegakkan aturan, sehingga tidak ada lagi yang mengotori situ,” katanya.

Dalam upaya mengelola situ, Depok dapat memanfaatkan banyak dana, baik dari APBD kota, APBD provinsi, dana swasta, hingga dana zakat. “Namun saya rasa Pemkot Depok tidak usah mengeluarkan dana APBD tapi bisa menggandeng perusahaa swasta dalam upaya pengelolaan situ,” katanya.

Dia mencontohkan beberapa program di Kota Bandung berasal dari dana swasta, misalnya alun-alun Kota Bandung, tidak menggunakan dana APBN atau APBD.

“Kalau ingin warganya bahagia, Pemkot harus bisa menyediakan sarana wisata yang tak perlu membayar. Bisa bahagia. Kalau di Bandung, semua kelas masyarakat berbaur jadi satu tanpa memandang status ekonomi, ya di taman. Nggak ada kaya miskin. Semua bisa ke taman. Gratis. Nah di Depok ini bisa dilakukan di situ yang ada di kota Depok,” paparnya.

Kota Depok, katanya lagi, juga cocok untuk digalakkan ekonomi digital karena Depok memiliki banyak universitas. Dengem begitu, anak muda tetap bekerja di Depok, tidak harus ke Jakarta sehingga tidak menghabiskan biaya banyak untuk transportasi. Namun, bisa mendapatkan penghasilan sama dengan di Jakarta.

“Saya berupaya mendengarkan apa maunya warga. Apa keluhannya. Adukan kepada saya. Nantinya jika terpilih, saya sudah punya catatannya dan cara bagaimana mengatasinya,” katanya.

Di Bandung ada tiga program yang berawal dari curhatan warga9 yakni program Kredit Masjid Sejahtera (Mesra), puskesmas buka 24 jam lengkap dengan layanan antar jemput dokter, dan program Kendaraan Konseling Silih Asih (Kekasih) program ini menyediakan layanan konseling terkait berbagai persoalan hidup termasuk percintaan.

Di bidang properti, RK akan memprogramkan rumah murah di Depok jika dirinya terpilih nanti. Caranya dengan berkordinasi dengan pengusaha untuk mengupayakan hal tersebut. “Nanti coba lobi pengusaha untuk bikin kluster untuk pekerja yang disitu juga ada rumah,” tuturnya.

Mengenai persoalan yang ada di Depok, Emil berkesimpulan bahwa 50 persen masalah yang ada mengenai tingkat kenyamanan. “Artinya persoalan itu terkait dengan tata kota. Bagaimana menghadirkan trotoar yang nyaman, adanya alun-alun di pusat kota bukan di pinggir Kota,” jelasnya. (Aji/MD/JPG)

7

Ad Banner 728 x 90