Home Serba-serbi Sejuknya Angkot M04 Ber-AC, Berikan Kenyamanan kepada Penumpang
Sejuknya Angkot M04 Ber-AC, Berikan Kenyamanan kepada Penumpang

Sejuknya Angkot M04 Ber-AC, Berikan Kenyamanan kepada Penumpang

72
0

Metro Depok – Panasnya Kota Depok seolah tiada lagi dirasakan saat masuk ke dalam angkot Miniarta M04 trayek Depok Timur-Pasar Minggu bernomor B 2935 VU. Angkot tersebut adalah satu-satunya angkot yang sudah ber-AC di Kota Depok.

Angkot M04 tersebut adalah milik Yudi Adam yang sudah dimodifikasi sedemikian rupa dan tentunya sudah dipasang AC di dalamnya. Mobil tersebut juga bertuliskan “AC” yang terpampang di kaca luar angkot.

Yudi, sang pemilik angkot mengatakan kalau dirinya sengaja memodifikasi Daihatsu Gran Max itu menjadi angkot. Bila kursi di dalam angkot biasanya berhadap-hadapan, di angkot milik Yudi dibuat menghadap kedepan dengan empat baris kursi. Dua kursi paling depan untuk supir dan satu orang penumpang, sedangkan satu kursi baris kedua untuk dua orang penumpang.

“Untuk baris ketiga ada dua kursi single untuk dua penumpang. Dua kursi ini terpisah dan diantara dua kursi ini ada akses penumpang menuju kursi di barisan belakang. Di paling belakang memang kita sediakan bangku panjang yang berkapasitas tiga sampai empat orang,” tuturnya.

Tidak sampai di situ, keistimewaan angkot ini yakni pintu bergeser seperti bawaan mobil. Hal ini tentu saja berbeda dengan angkot pada umumnya yang terdapat pada pintu tengah dan berbentuk pintu lipat. Dia pun menyebut kalau pintu geser ini memang sudah bawaan dari mobil itu sendiri sebelum dimodifikasi menjadi angkot.

Dia pun mengaku kalau banyak masyarakat yang kaget dengan angkot miliknya yang berbeda dari angkot yang lain. Bahkan ada juga yang takut kalau tarifnya lebih mahal dibanding angkot pada umumnya.

“Ada yang bertanya ini benar angkot ke Depok Timur kan. Ada juga yang nanya kalau tarifnya mahal gak dan lain sebagainya,” katanya.

Meskipun begitu, Yudi mengaku kalau para penumpang begitu antusias ketika berada di dalam angkot M04 ini. Bahkan tidak jarang para penumpang bertanya awalnya dia memodifikasi mobil dan ada juga yang meminta nomornya untuk menanyakan posisi dirinya berada agar bisa naik angkot ber-AC.

Dia mengaku kalau awalnya menciptakan angkot ber-AC ini adalah kesadaran akan kenyamanan dan keamanan penumpang. Alasannya untuk menciptakan angkot yang nyaman lantaran bebas dari asap rokok, pengamen, dan juga diharapkan bebas dari tindak kriminal.

“Masih ada beberapa orang yang bingung dengan angkot ini bahkan ada yang hampir tidak jadi naik karena dia bilang tidak ada pintunya ,” ungkap Yudi.

Dia mengatakan, walaupun angkot miliknya ber-AC tarif yang diberikan tentunya tidak membebankan dan sama seperti bias, yakni Rp7.000 dari Depok Timur sampai Pasar Minggu dan sebaliknya. “Untuk dekat tarifnya Rp3.000,” katanya.

Yudi menyatakan kalau nantinya ramai dirinya akan terus narik angkot dan mengembangkan inovasi ini. Namun sebaliknya kalau kedepan sepi, dirinya mungkin akan pensiun. Tapi, lanjut Yudi, antusias dari masyarakat masih cukup tinggi.terbukti dengan banyaknya penumpang yang meminta nomornya untuk berlangganan naik angkot ber-AC ini.

“Semoga apa yang saya lakukan ini menjadi pelopor untuk para pemilik angkot lainnya. Selain itu citra buruk masyarakat terhadap angkot bisa hilang dengan adanya inovasi seperti ini,” tandasnya.

Sementara itu, salah satu penumpang angkot M04 AC Dian Sagita mengatakan kalau inovasi seperti ini sangat bagus dan perlu dicontoh oleh sopir angkot lainnya. Dirinya juga berharap pemerintah mendukung inovasi ini karena masyarakat membutuhkan angkutan umum yang aman dan nyaman serta dengan pengemudi yang terdidik.

“Agar nantinya masyarakat pun akan lebih memilih untuk naik angkutan umum daripada kendaraan pribadi yang sejatinya tiap tahun menambah volume kendaraan di jalan yang mengakibatkan kecelakaan,” tandasnya. (WS/MD/JPG)

72