Home Dibaleka Selamatkan Tradisi Lokal, Pemerintah Selengarakan Lebaran Depok
Selamatkan Tradisi Lokal, Pemerintah Selengarakan Lebaran Depok

Selamatkan Tradisi Lokal, Pemerintah Selengarakan Lebaran Depok

129
0

Metro Depok – Rantangan, sebuah traidisi yang konon melekat pada masyarakat asli Kota Depok diadakan pertama kalinya di Sawangan Vilage, Jalan Raya Muchtar. Kegiatan yang mengikutsertakan berbagai lapisan masyarakat itu digagas oleh Kumpulan Orang Orang Depok, sebuah organisasi lokal dibawan kepemimpinan Ahmad Dahlan dan Nina Suzana.

Organisasi yang pertama kali dibentuk oleh Almarhum Naming Bothin menginisiasi lebaran depok sebagai upaya melestarikan adat dan budaya lokal, dengan awalan pemikiran revitalisasi.

Wali Kota Depok, Mohammad Idris katakan sesuai Pergub No. 5 tahun 2003, tentang kegiatan mengangkat budaya. Idris menerangkan Jawa Barat terdapat tiga wilayah yang memiliki etnis asli yaitu, Pasundan, Cirebon dan Melayu.

“Tiga etnis itu diarahkan agar mampu mengembangkan seni budayanya, termasuk bahasa. Untuk Sunda sudah sejak lama bahasanya dilestarikan dalam mata pelajaran di sekolah. Cirebon sejak 2003 sedangkan Melayu (Depok) saat ini melalui KOOD telah menerbitkan kamus bahasa ‘emak-baba’,” kata Idris, Sabtu (6/7/2019) malam.

Idris juga meminta Lebaran Depok yang baru pertama diadakan agar dijaga eksistensinya, agar mampu mengenalkan budaya rantangan lebih luas. “Sejak menghilang di era milenial, tradisi rantangan harus dibangkitkan lagi agar silaturahmi tetap terjaga,” ujarnya.

Sementara, ketua KOOD Ahmad Dahlan katakan hanya akan melihat sejauh mana dukungan Pemrintah akan apa yang akan dan sudah terselenggara.

“Kita lihat ya sejauh mana perhatian Pemerintah. Ini kan acara luar biasa, momennya mengangkat budaya. Lebaran Depok punya cerita sejak puasa hingga bulan Syawal berakhir,” kata Ahmad.

Dahlan juga sebutkan akan secara profesional membawa kesenian agar bisa dijadikan mata pelajaran eksternal, bekerjasama dengan Dinas Pendidikan. “Jadi pelaku seni budaya bisa dikaryakan keterampilannya di sanggar budaya dibawah naungan KOOD,Kood adalah kumpulan orang Depok yang memiliki budaya turun temurun” pungkasnya. (Wahyu. S)

129