Home Parlemen Setwan DPRD Depok Susun Renja 2022
Setwan DPRD Depok Susun Renja 2022

Setwan DPRD Depok Susun Renja 2022

259
0

Metro Depok – Sekretariat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) atau Sekwan Kota Depok melakukan rencana kerja pada tahun 2022 pada Forum OPD Sekretariat DPRD pada Selasa (23/02) yang dilaksanakan secara offline dan virtual,

Kepala Bagian Humas & Protokol Sekretariat DPRD Kota Depok Muksit Hakim menerangkan bahwa Sekretariat DPRD bagian dari perangkat daerah di pemerintahan. Hal itu berdasarkan Undang Undang No. 23 Tahun 2014 Pasal 215 tentang Tugas dan Fungsi Sekretariat.

Ia memaparkan, poin penting renja yang pertama adalah dalam menghadapi restrukturisasi SOTK Sekretariat DPRD tahun 2022 menyesuaikan nomenklatur organisasi dan tata kerja.

Kedua, optimalisasi tenaga ahli dalam menunjang tugas fungsi alat kelengkapan DPRD Depok. Ketiga, peningkatan sistem penghimpunan dan publikasi data informasi DPRD Depok. Keempat, peningkatan fasilitas penyusunan pokok pikiran DPRD Depok.

“Renja Sekretariat DPRD Depok di 2022 yaitu ada dua program, 15 kegiatan, dan 54 sub kegiatan,” kata Muksit.

Lalu untuk rencana program tahun 2022 sebut dia, pertama program penunjang urusan pemerintah daerah kabupaten atau kota. Kemudian, kedua program dukungan pelaksanaan tugas dan fungsi DPRD.

“Renja 2022, kami punya target kinerja,” ucap dia.

Target kinerja Setwan DPRD Depok 2022 antara lain tujuan, sasaran, target 1 dan target. Untuk tujuan kata Muksit yaitu meningkatnya kualitas pelayanan Setawan DPRD bagi peningkatan kapasitas atau kinerja DPRD.

Lalu sasaran, lanjut dia, yaitu meningkatnya kualitas manajemen pemerintah dalam pelayanan terhadap DPRD.

“Selanjutnya target 1 yaitu indikator kepuasan DPRD terhadap pelayanan Setwan DPRD secara baik dan target 1 mendapat predikat Sakip dengan nilai A,” paparnya.

Sementara itu, Ketua DPRD Depok TM Yusufsyah Putra menerangkan bahwa renja Setwan tidak bisa dipisahkan dalam administrasi kepemerintahan. Kata dia, renja ini bentuk kegiatan dalam membangun sebuah daerah.

“Tidak bisa dipisahkan dalam admintrasi,” ucap Putra. (Indra Wahyu Saputro)

259