Home Pendidikan SMK Bina Bangsa Mandiri Terapkan Disiplin, Tanamkan Nilai Agama
SMK Bina Bangsa Mandiri Terapkan Disiplin, Tanamkan Nilai Agama

SMK Bina Bangsa Mandiri Terapkan Disiplin, Tanamkan Nilai Agama

92
0

Metro Depok – Disiplin bagi SMK Bina Bangsa Mandiri merupakan sebuah hal utama. Kedisiplinan diterapkan secara merata bagi seluruh masyarakat sekolah, mulai dari kepala sekolah, guru, tata usaha, karyawan, hingga siswa.

Setiap harinya, SMK yang berlokasi di Jalan Letda Natsir No 28, Desa Cikeas, Kecamatan Gunungputri, Bogor, ini memberlakukan apel masuk pada pagi hari dan apel pulang pada siang hari. Setiap apel, seluruh insan sekolah yang menjadi peserta upacara membacakan tujuh janji atau yang dikenal dengan nama Sapta Prasetya Korps Sekolah.

“Bagi sekolah swasta, terutama SMK Bina Bangsa Mandiri disiplin adalah kunci. Diharapkan setiap anak setiap harinya bisa masuk sekolah jangan sampai tidak sekolah. Ketika masuk jangan terlambat, dan saat di sekolah bisa mengikuti pelajaran,” ungkap Kepala SMK Bina Bangsa Mandiri, Suprapto, Selasa (03/04).

Sikap disiplin tidak hanya diterapkan kepada siswa, namun juga guru sebagai pengajar dan pendidik. Para guru wajib mengikuti apel dan secara bergiliran diminta untuk tampil sebagai pembina.

Guru, katanya lagi, setiap sebelum masuk kelas juga diwajibkan mempersiapkan diri dengan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), silabus, hingga alat peraga.

“Jadi, guru memahami apa yang akan dilakukannya di dalam kelas. Memahami apa yang akan dikerjakan karena sudah tercatat secara bertahap dan mampu mengukur hasil yang diharapkan,” jelasnya.

Dirinya mengakui bahwa penerapan disiplin tidaklah semudah membalikkan telapak tangan. Untuk mencapai hasil yang diinginkan, terbentuknya pribadi yang disiplin dibutuhkan proses, gemblengan secara rutin, dan pengawasan.

“Awalnya semua pasti merasakan berat. Namun lama-lama hal itu akan melewati proses dan ada titik pembiasaan. Jika sudah terbiasa, semua akan menjadi terasa normal dan tidak lagi menjadi beban,” pungkasnya.

Di sekolah, setiap memulai prosesĀ  pembelajaran dilakukan program bedah Alquran, minimal 5 ayat bagi siswa Muslim. Sedangkan siswa Nonmuslim mengikuti kegiatan bedah kitab. Yang memimpin program ini adalah guru atau siswa yang dianggap bisa.

“Melalui program bedah kitab suci ini, diharapkan lulusan tidak hanya memperoleh pengetahuan tapi juga nilai-nilai agama. Kalau ada siswa yang dapat mengkhatam Quran, akan mendapat nilai plus,” tuturnya.

Setiap Kamis dan Jumat dilaksanakan Salat Duha. Sedangkan Sabtunya merupakan kegiatan olahraga (senam) guru dan siswa, serta ekstrakulikuler.

Untuk memotivasi agar siswa rajin belajar, bagi para juara kelas, pihak sekolah memberikan beasiswa selama 6 bulan bebas SPP. Beasiswa ini berlaku di jenjang SMP, SMA dan SMK dengan total 65 kelas.

“Yayasan Bina Bangsa Mandiri menaungi SMP 1 Bina Bangsa Mandiri Wanaherang dan SMP 2 Bina Bangsa Mandiri Cikeas, serta SMA dan SMK Bina Bangsa Mandiri Gunungputri. Total anak didik saat ini 2.300 siswa. Sedangkan lahan sekolah mencapai 5 ha,” ujarnya.

Kegiatan keagamaan juga diikuti para guru. Setiap Kamis malam dan Jumat ada pengajian guru pria. Sedangkan guru perempuan mengikuti pengajian Jumat pagi. Padan Senin malam dan Selasa digelar tahlil yang diikuti kepala sekolah, wakil, dan pengurus yayasan.

“Setiap tahun di sini ada seleksi umroh (Muslim) dan perjalanan ke luar negeri. Seleksi ini diikuti guru dan siswa. Tiap tahun, total diberangkatkan sebanyak 62 orang,” katanya.

Program studi yang ada saat ini, yakni Akuntansi, Administrasi Perkantoran, Teknik Kendaraan Ringan, dan Teknik Sepeda Motor. Total siswa SMK dari empat prodi tersebut sebanyak 800 anak. Rencananya, ke depan akan ditambah Prodi Teknik Komputer Jaringan, Teknik Multi Media, dan Teknik Otomatisasi Industri. (Her/MD/JPG)

92

Ad Banner 728 x 90