Home Infotainment Syahrini Bisa Dipanggil Paksa
Syahrini Bisa Dipanggil Paksa

Syahrini Bisa Dipanggil Paksa

64
0

Metro Depok – Dipanggil sebagai saksi, penyanyi Syahrini mangkir sidang lanjutan kasus penipuan terhadap puluhan ribu calon jemaah umrah First Travel dengan tiga terdakwa, yakni Andhika Surachman, Anniesa Hasibuan, dan Kiki Hasibuan, di Pengadilan Negeri (PN) Depok, Rabu (14/03).

Ketua Tim JPU, Heri Jerman menuturkan dari 11 saksi yang berencana dihadirkan oleh Tim Jaksa Penuntut Umum (JPU), hanya 10 saksi yang berhasil hadir dalam persidangan. Dari 11 saksi yang dipanggil, dua diantaranya adalah publik figur, yakni Vicky Shu dan Syahrini. Namun, hanya Syahrini yang tidak menghadiri persidangan tersebut, dengan alasan ada agenda shooting yang tidak bisa ditinggalkan.
“Hanya Vicky yang hadir bersama sembilan saksi lainnya. Untuk Syahrini sendiri tidak hadir. Menurut manajemennya dia tidak hadir lantaran ada agenda shooting,” tutur Heri.
Karena ketidakhadirannya dalam sidang keenam ini, lanjut Heri, membuat pihaknya akan memanggil kembali penyanyi bernama lengkap Rini Fatimah JaelaniĀ  untuk hadir dalam sidang selanjutnya di PN Depok.
“Kami akan memanggil kembali dia (Syahrini) dalam sidang selanjutnya. Karena dalam kasus ini ada dua artis yang dimintai kesaksian yaitu Syahrini dan Vicky Shu. Untuk Vicky kan sudah,” paparnya.

Ia mengatakan, penyanyi kelahiran 1 Agustus 1982 ini memang kerap disebut namanya, baik oleh jaksa maupun saksi lainnya selama persidangan. Apalagi Syahrini sendiri disebut-sebut dibiayai umrah dengan fasilitas VIP plus oleh First Travel. “Syaratnya dia menggunakan atribut First Travel selama perjalanan,” katanya.

Syahrini juga harus membuat postingan dan vlog dua kali di akun media sosial miliknya, selama perjalanan yang dibiayai First Travel sebagai bagian dari promosi.
Karena promosi menggunakan Syahri ini pulalah, sejumlah agen dan calon jemaah umrah First Travel yang akhirnya menjadi korban, mengaku tertarik dan tergiur. Sebelum akhirnya mereka sadar telah tertipu, karena tak juga berangkat umrah.

Bila nantinya Syahrini tidak hadir kembali, lanjut Heri, bisa saja nantinya dia akan dipanggil paksa. Pemanggilan paksa ini dilakukan ketika yang bersangkutan tidak hadir tanpa alasan jelas dalam tiga kali panggilan untuk bersaksi di sidang kasus First Travel di PN Depok.
“Itu (pemanggilan paksa-red) bisa saja dilakukan kalau tiga kali tidak hadir tanpa alasan jelas. Tapi kami optimis dia akan memenuhi panggilan ini. Karena yang bersangkutan selama ini taat hukum,” tandas Koordinator pada Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Umum Kejaksaan Agung tersebut. (WS/MD/JPG)

64