Home Terkini Vaksinasi Untuk Lansia, Pemkot Depok Fokus di 10 Kelurahan
Vaksinasi Untuk Lansia, Pemkot Depok Fokus di 10 Kelurahan

Vaksinasi Untuk Lansia, Pemkot Depok Fokus di 10 Kelurahan

344
0

Metro Depok — Dinas Kesehatan Kota Depok, Jawa Barat memfokuskan 10 kelurahan zona merah untuk vaksinasi tahap dua Covid-19 bagi lansia.

Kepala Dinas Kesehatan Depok Novarita menjelaskan, alasan hanya 10 kelurahan zona merah yang diberikan vaksinasi Covid-19 untuk lansia karena keterbatasan ketersediaan vaskin Covid -19 yang dikirim Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

“Total, vaksinasi akan diberikan untuk 2.232 warga lansia di 10 kelurahan tersebut,” kata Novarita, Selasa (2/2/2021).
Sepuluh kelurahan zona merah di Depok sebut Novarita yaitu Sukamaju, Rangkapan Jaya, Depok Jaya, Abadi Jaya, Bakti Jaya, Mekar Jaya, Grogol, Tanah Baru, Tugu, dan Mekarsari.

Ia mengatakan, Depok hanya menerima 33.400 dosis vaksin Covid-19 tahap dua untuk sementara.

Padahal, ada lebih dari itu jumlah kalangan rentan yang jadi sasaran vaksinasi tahap dua, termasuk tenaga pendidik, pedagang pasar, wartawan, serta para pejabat struktural, ASN, dan anggota TNI/Polri.

“Ini lansia kan awalnya prioritasnya di ibu kota provinsi, cuma kemarin saat Zoom Meeting dengan Pak Menteri, Pak Gubernur meminta supaya Bodetabek bisa melaksanakan untuk (vaksinasi) lansia,” ujarnya.

“Depok ditanya siap atau tidak untuk vaksinasi lansia, saya bilang siap. Asumsi saya kami dapat tambahan vaksin, ternyata tidak. Akhirnya kami bikin skala prioritas, kami pilih 10 kelurahan zona merah untuk dilakukan vaksinasi (lansia),” tutur Novarita.

Vaksinasi untuk kalangan lansia di 10 kelurahan ini akan digelar di RS di kelurahan masing-masing.

Para lansia dipersilakan mendaftar melalui situs resmi yang disediakan Dinas Kesehatan berikut ini: https://hipaa.jotform.com/app/210579179788475.

“Jadi link-nya sudah mengunci, kelurahan lain tidak bisa ikut,” kata Novarita.

“Bisa isi link-nya sendiri. Kalau tidak bisa, dapat lapor ke puskesmas setempat, nanti dibantu daftarkan,” tuturnya. (Indra)

344