Home Dibaleka Wali : Olahraga Tradisional Tingkatkan Kecerdasan Sosial
Wali : Olahraga Tradisional Tingkatkan Kecerdasan Sosial

Wali : Olahraga Tradisional Tingkatkan Kecerdasan Sosial

62
0

Metro Depok – Wali Kota Depok Mohammad Idris membuka pelaksanaan Pekan Olahraga Tradisional tingkat Pelajar SD/sederajat di Lapangan Balai Kota Depok, Jalan Raya Margonda, Selasa (08/05).

Wali menuturkan kegiatan ini merupakan upaya mengenalkan kembali permainan yang dimainkan oleh orangtua, kakek, dan para pendahulu. Pekan olahraga ini bertujuan untuk meningkatkan kecerdasan sosial anak melalui interaksi dengan rekan seusia.

Sejumlah cabang olahraga tradisional yang diselenggarakan dalam pekan ini adalah tarik tambang, dagongan, sumpitan, terompah, hadangan, lari balok, dan engrang.

“Olahraga ini memiliki banyak nilai positif, salah satunya adalah adanya interaksi sosial anak dengan rekan seusia. Meskipun anak saat ini dituntut maju dengan perkembangan teknologi, tentunya mereka jangan sampai lupa dengan permainan tradisional yang ada di lingkungannya,” tutur Idris.

Wali menuturkan pentingnya kecerdasan sosial melalui ilustrasi atau cerita tentang seorang lulusan Amerika Serikat yang memiliki nilai akademis A sejak awal kuliah hingga akhir. Saat memasuki dunia kerja, ternyata dirinya tidak terpilih menjadi pemimpin dan kalah bersaing dengan orang lain. Orang yang mengalahkan ini ternyata memiliki kecerdasan sosial yang lebih baik.

“Kesimpulannya, yang dibutuhkan tidak hanya kecerdasan akademis, namun juga kecerdasan sosial. Anak bisa berbaur dengan lingkungannya, mengenal dan mengetahui sekitarnya. Ini bisa menjadi modal dalam kehidupan,” tuturnya.

Idris berpesan kepada para guru agar menanamkan kecedasan sosial kepada para siswa. Salah satunya dengan mengetahui alamat tempat tinggalnya.

“Tadi ada anak yang ketika ditanya tinggal di kelurahan apa tidak tahu. Ini belum ditanya siapa nama lurahnya. Pelajaran bagi para guru bagaimana mengajarkan anak, bagaimana mereka agar mengetahui alamat tempat tinggal. Mereka sudah di tingkat SD,” pungkasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota didampingi Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Depok Amri Yusra menyempatkan bernostalgia mencoba permainan tradisional. Dua permainan tradisional yang dicoba adalah lari balok dan sumpitan.

Selain cerdas secara sosial, olahraga tradisional ini juga memiliki banyak manfaat. Misalnya tarik tambang yang melatih kerjasama dan kekompakan kelompok, hingga melatih kekuatan otot tangan dan kaki. Lari balok melatih kekuatan kaki, kecepatan, ketepatan, dan keseimbangan. Sedangkan sumpitan melatih ketepatan, pengaturan nafas, kecermatan, dan pengaturan waktu. (Her/MD/JPG)

62