Home Uncategorized Warga Kecewa Pengembang GDC
Warga Kecewa Pengembang GDC

Warga Kecewa Pengembang GDC

200
0

METRO DEPOK- Selain kondisi jalan di akses utama Perumahan GDC berbagai keluhan juga muncul terkait pelayanan pengembang GDC terhadap konsumen. Salah satunya disampaikan Teguh Satrio pemilik rumah di Grand Depok City Cluster Anggrek dengan pengembang PT Dinamika Alam Sejahtera, SMR Group.

“Pada akhir bulan Oktober 2015, saya membeli rumah di Grand Depok City cluster Anggrek dengan pengembang PT Dinamika Alam Sejahtera, SMR Group. Awal pembelian, marketing menjanjikan fasilitas air bersih PDAM dan gratis berlangganan FirstMedia. Tetapi saat akad kredit, ternyata fasilitas air bersih berasal dari sumur bor,” ujar Teguh kepada Metro Depok, kemarin.

Menurutnya, sejak mulai pembangunan rumah tersebut sudah timbul masalah dimana dalam pemasangan batu bata untuk dinding terlihat asal disusun sehingga banyak terlihat celah yang tidak terisi adonan semen. Terkait keluhan tersebut, Teguh mengaku sudah menyampaikan secara lisan dan tertulis kepada pihak pengembang. “Tetapi pembangunan tetap dilanjutankan tanpa menindaklanjuti keluhan saya. Saat tahap pemasangan genteng, saya melakukan komplain lagi karena banyak genteng yang pecah,” paparnya.

Ia menceritakan, karena tidak bisa mengikuti perkembangan pembangunan rumah miliknya setiap hari akhirnya rumah tersebut sudah selesai dibangun pada awal bulan Oktober 2016. “Tapi waktu serah terima rumah ternyata instalasi air belum siap dengan alasan keran dan pompa air akan dipasang jika sudah akan dihuni untuk menghindari kehilangan,” keluhnya.

Ternyata masalah tidak sampai di situ saja, lanjut Teguh, masalah lain muncul yakni setelah rumah tersebut di huni ternyata air dari sumur bor keruh dan berbau serta banyak lumpur. Akhirnya Teguh terpaksa memasang memasang instalasi PDAM dengan biaya yang tidak sedikit karena jalur pipa di cluster tersebut belum tersedia. “Kamar belakang juga bocor saat hujan sehingga dinding kuning berjamur padahal sudah berulangkali diperbaiki. Juga janji gratis langganan FirstMedia tidak ditepati sampai saat ini,” ungkapnya dengan nada kesal.

Teguh mengaku hal itu memang kesalahan dirinya yang kurang teliti dalam memilih dan menganalisa reputasi Pengembang Perumahan. Menurutnya hal itu bisa menjadi pengalaman bagi masyarakat yang ingin mempunyai rumah dengan cara meneliti terlebih dahulu pengembang nya.
“Saya imbau masyarakat yang ingin memiliko rumah agar lebih bijak dan teliti sebelum membeli. Jangan sampai kejadian seperti saya yang warga pendatang ini. Walau sudah komplain namun tetap tidak digubris oleh pengembang,” pungkasnya. (fix)

200